• Biografi Tokoh Islam

    Kumpulan Biografi Para Tokoh Islam Ternama dan Sejarah Perkembangan Islam Dunia

  • Biografi Penemu Dunia

    Kumpulan Biografi Para Penemu Terkenal di Dunia dan Sejarah Pertama Penemuannya

  • Biografi Pahlawan Indonesia

    Kumpulan Biografi Para Pahlawan Nasional Indonesia dan Sejarah Perjuangan Indonesia

Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts

Biografi Presiden FIFA | Giovanni Vincenzo Infantino

Biografi Profil Gianni Infantino | Presiden FIFA | Giovanni Vincenzo InfantinoGiovanni Vincenzo Infantino yang lahir 23 Maret 1970 di Swiss dan juga berkewarganegaraan Italia adalah Presiden FIFA yang mulai menjabat 26 Februari 2016 setelah menang dalam pemilihan presiden FIFA pada Kongres Luar Biasa FIFA di Zürich Swiss. Dia adalah penggemar Klub Sepakbola Inter Milan.

Gianni Infantino adalah putra dari orang tua imigran Italia dari Calabria dan Lombardy. Infantino menikah dengan Leena Al Ashqar dari Lebanon, pasangan ini memiliki 4 anak yaitu Alessia, Sabrina, Shanïa Serena dan Dhalia Nora.

Pria berkepala plontos lulusan Ilmu Hukum dari Universitas Fribourg ini fasih berbahasa Italia, Spanyol, Prancis, dan Jerman. Infantino juga berbicara bahasa Inggris, Portugis, dan Arab. Dia merupakan penggemar klub sepakbola Italia yaitu Inter Milan.

Masa jabatan Giovanni Infantino harusnya berakhir pada 2019, namun dia menang dalam Kongres dan kembali menjabat. Infantino kembali terpilih sebagai Presiden FIFA pada kongres yang digelar bulan Maret tahun 2023 di Rwanda.

Semasa jabatannya, Infantino bersama pengurus FIFA lainnya termasuk Arsene Wenger berencana untuk membentuk kembali sepak bola internasional dengan mengubah turnamen Piala Dunia menjadi setiap dua tahun sekali.

Sementara itu, Presiden UEFA yang terpilih pada 14 September 2016 yaitu Aleksander Ceferin asal Slovenia justru dia menyuarakan penentangannya, sementara liga-liga besar pun belum diselidiki dan diyakinkan mengenai rencana tersebut.

Presiden FIFA Gianni Infantino, pernah terlibat dua momen besar di persepak bolaan Indonesia dalam setahun terakhir ini. Kedua momen tersebut sayangnya tidak meninggalkan kesan manis bagi para pencinta sepak bola tanah air ini.

Infantino sempat menginjakkan kaki di Indonesia pada 18/10/2022, dua pekan setelah Tragedi Kanjuruhan. Kunjungan itu mendapat sorotan yang tajam karena dia melakukan fun football dengan pengurus PSSI di tengah situasi duka Tragedi Kanjuruhan.

Hubungan Infantino dan Indonesia terlihat cukup mesra. Bahkan, FIFA dilaporkan akan mengucurkan dana untuk membantu PSSI membangun training camp untuk Timnas Indonesia di Ibu Kota Nusantara lewat program FIFA Forward.

Selain itu, FIFA juga punya komitmen membantu pemulihan transformasi sepak bola Indonesia selepas Tragedi Kanjuruhan. Namun kini dia sebagai Presiden FIFA kembali jadi sorotan terkait pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Demikian sekelumit profil Giovanni Vincenzo Infantino, Presiden FIFA yang tengah jadi sorotan di dunia persepak bolaan Indonesia. Terima kasih.

Para Pemain Volleyball Cantik Timnas Bulgaria

Biografi Pemain Volleyball Bulgaria di VNL 2022Daftar Nama Pemain Volleyball Cantik Bulgaria di VNL 2022 FIVB Volleyball Women's Nations League. Liga Bangsa-Bangsa Bola Voli Wanita FIVB 2022 menjadi edisi keempat Liga Bangsa-Bangsa Bola Voli Wanita FIVB, turnamen bola voli internasional tahunan wanita.

Turnamen tersebut digelar pada 31 Mei hingga 3 Juli 2022, dan final pada 13 hingga 17 Juli 2022. Berikut Daftar Nama Pemain Cantik Volleyball Wanita Timnas Bulgaria di VNL 2022 FIVB Volleyball Women's Nations League :

1 Dimitrova Gergana OH
2 Dimitrova Nasya MB
3 Neykova Polina S
4 Yaneva Eva OH
5 Yordanova Maria O
6 Paskova Miroslava OH
7 Kitipova Lora S
8 Barakova Petya S
9 Saykova Borislava L
10 Todorova Mira MB
11 Vuchkova Hristina Hristova MB
12 Usheva Dima MB
13 Karabasheva Galina L
15 Todorova Zhana L
16 Vasileva Elitsa OH
17 Marinova Radostina O
18 Chausheva Silvana OH
19 Milanova Aleksandra OH
20 Rachkovska Vangeliya OH
21 Krasteva Monika OH
24 Slavcheva Lora S
26 Shahpazova Mirela S
27 Dudova Iva O
28 Krivoshiyska Mariya MB
29 Vasileva Ralitsa O

Lorenzo Micelli COACH - Berikut Videonya :

Atlet Cantik Olimpiade Musim Dingin 2022 Beijing

Biografi Yulia Kalakina Atlet Cantik di Olimpiade Musim Dingin 2022 BeijingOlimpiade Musim Dingin 2022 Beijing adalah ajang olahraga internasional yang sedang berlangsung di Beijing, Tiongkok. Pertandingan resmi dibuka pada 4 Februari dan berakhir pada 20 Februari 2022. Upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2022 diselenggarakan pada 4 Februari 2022 di Stadion Nasional Beijing. 

Olimpiade Musim Dingin 2022 dijadwalkan untuk memasukkan rekor 109 acara lebih dari 15 disiplin dalam tujuh olahraga. Akan ada tujuh cabang medali baru, termasuk gaya bebas udara besar putra dan putri, monobob putri, kompetisi beregu campuran di antena ski gaya bebas, lompat ski, dan lintas papan seluncur salju, dan estafet campuran dalam skating kecepatan lintasan pendek. 

Ski alpen (11), Biathlon (11), Bobsleigh (4), Ski lintas alam (12), Curling (3), Seluncur indah (5), Ski gaya bebas (13), Hoki es (2), Luge (4), Kombinasi Nordik (3), Seluncur cepat lintasan pendek (9), Skeleton (2), Lompat ski (5), Luncur papan salju (11), Seluncur cepat (14). 

Sejumlah atlet wanita turut hadir menarik perhatian publik. Selain cantik mereka pun memiliki banyak prestasi. Berikut ini para atlet cantik yang turut menghangatkan ajang Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Jutta Leerdam - Jutta Monica Leerdam yang lahir 30 Desember 1998 adalah atlet speed skating Belanda di ajang Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. Dia mendirikan tim skatingnya sendiri Worldstream pada 16 Agustus 2020 dan dilatih oleh Kosta Poltavets. Leerdam mengenyam pendidikan di fakultas ekonomi Hanze University of Applied Sciences Groningen. Keponakannya Dione Voskamp juga aktif dalam speed skating. Leerdam pun memiliki hubungan dengan speed skater Koen Verweij.

Pada tahun 2016 Leerdam menjadi juara dunia di  World Junior Speed Skating Championships 2017 yang digelar di Gelanggang Es Helsinki. Pada awal November 2018, Leerdam lolos untuk empat kompetisi Piala Dunia pertama. Pada Kejuaraan Dunia 2020, dia memecahkan rekor nasional dalam 1000 meter dan juga merebut gelar juara dunia. Dia juga menjadi juara dunia dalam sprint tim untuk kedua kalinya. Leerdam hadir pada Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 yang resmi dibuka pada 4 Februari 2022. Dia berkompetisi di nomor 500m dan 1000m putri. Leerdam pun menjadi atlet favorit untuk memenangkan medali di Olimpiade Beijing 2022.

Chloe Kim - Jika sekilas membaca nama atlet yang satu ini, mungkin akan terbesit pikiran ia merupakan bidadari musim dingin Korea seperti Kim Yuna. Akan tetapi, Chloe Kim pada kenyatannya adalah wakil Amerika Serikat. Meski memiliki orang tua yang berasal dari Korea Selatan, wanita berusia 21 tahun ini lahir dan besar di California. Sempat berlatih di Swiss, Chloe Kim bergabung dengan tim snowboarding AS pada 2013 lalu.

Mikaela Shriffin - Atlet alpine skiing yang mewakili AS. Di usianya yang kini sudah menginjak 26 tahun, Mikaela Shriffin sudah mencicipi manisnya meraih medali olimpiade musim dingin. Ia berhasil menggondol emas di Olimpiade Sochi (2014) dan Pyeongchang (2018). Pada edisi 2014, ia bahkan meraih predikat skater termuda yang berhasil meraih medali emas sepanjang masa untuk kategori slalom. Saat itu, usianya masih 18 tahun 345 hari.

Julia Taubitz - Selanjutnya ada atlet cantik yang menekuni olahraga luge yang identik dengan papan luncur. Wakil Jerman yang sudah langganan memenangkan kejuaraan Eropa dan dunia. Ia pertama kali terjun ke olahraga luge pada usia tujuh tahun lantaran mengikuti jejak sang kakak. Di Olimpiade Beijing 2022 ia pun mengaku berhasrat keras agar bisa memenangkan medali.

Suzanne Schulting - Berkompetisi di short track speed skating. Usianya 24 tahun dan mewakili Belanda, pernah tampil di Youth Olympic Games 2012 di Innsbruck, Austria. Saat itu, ia finis di urutan keepat untuk nomor 500m putri. Ia mengawali kisahnya dengan speed skating karena terbiasa bermain dan meluncur di kanal dekat rumahnya yang membeku setiap musim dingin.

Upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin 2022 juga akan diadakan di Stadion Nasional Beijing (juga dikenal sebagai Sarang Burung) pada 20 Februari 2022. Seperti yang diamanatkan oleh Piagam Olimpiade, acara tersebut menggabungkan upacara penutupan resmi Olimpiade, parade atlet dan penyerahan bendera Olimpiade. Sebuah segmen akan menampilkan budaya dan sejarah kota tuan rumah berikutnya, karena Olimpiade Musim Dingin 2026 dijadwalkan berlangsung di Milan dan Cortina d'Ampezzo.

Selusin Event Olahraga yang Akan Digelar 2022

Biografi Jadwal 10 Event Olahraga yang Akan Digelar 2022Beberapa event olahraga akan meramaikan sepanjang tahun 2022. Beberapa di antaranya sangat dinantikan oleh warga Indonesia. Berikut selusin 12 even olahraga yang bakal digelar tahun 2022 :

1. Proliga 2022 sebagai kompetisi elite bola voli di Indonesia edisi 2022 akan mulai berlangsung 7 Januari mendatang dan diikuti sebanyak 11 tim bola voli. Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) kembali menggelar kompetisi bola voli tertinggi di Tanah Air itu pada tanggal 7 Januari - 27 Maret 2022  terpusat di GOR Padepokan Voli di Sentul, Bogor. 

2. Piala Asia Wanita 2022 Timnas Putri Indonesia akan berlaga di Piala Asia Wanita 2022 di India. Indonesia lolos ke putaran final usai menang agregat 2-0 atas Singapura Women pada September lalu. Hasil itu membuat Indonesia lolos ke Piala Asia Wanita 2022 di India pada 20 Januari 2022 hingga 6 Februari 2022. Ini merupakan pertama kalinya Indonesia berpartisipasi di Piala Asia Wanita setekah 33 tahun absen. Sayang, hasil drawing sedikit tidak menguntungkan bagi Garuda Pertiwi. Zahra Musdalifah dkk berada di grup B bersama tim kuat Australia, Thailand dan Filipina.

3. Piala AFF U-23 Championship 2022 Piala AFF 2020 sebentar lagi berakhir. Timnas Indonesia masih akan bertarung di partai leg 2 final Piala AFF 2020 lawan Thailand.  Namun, pecinta sepak bola Indonesia tak perlu menunggu lama untuk menyaksikan penggawa skuad Garuda berlaga. Sebab pada 14 Februari-26 Februari 2022, Garuda Muda akan berlaga di Piala AFF U-23 Championship 2022. Indonesia yang berstatus juara bertahan berada satu grup Malaysia, Myanmar, dan Laos. Target juara pun diusung oleh Indonesia U23.

4. Asian Indoor & Martial Arts Games (AIMAG) Asian Indoor & Martial Arts Games (AIMAG) atau pesta olahraga dalam ruangan dan bela diri Asia cepat atau lambat digelar di Bangkok-Chonburi, Thailand. Jika jadwal tidak berubah, kejuaraan ini dilakukan pada 10 sampai 19 Maret 2022. Secara menyeluruh AIMAG mempertandingkan 12 cabang olahraga. Mulai dari biliar, bowling, catur, futsal, dan lain-lain. Sampai saat ini, Indonesia baru menorehkan 5 medali di AIMAG. 2 medali perak dan 3 medali perunggu sedari 2003 lalu.

5. BWF Tournament BWF atau Federasi Bulu Tangkis Dunia telah mengeluarkan jadwal sepanjang tahun 2022 ini. Total terdapat 51 event olahraga tepuk bulu ini yang tersaji dalam beberapa negara, mulai dari All England 2022, Piala Thomas dan Uber hingga BWF World Championship 2022 Indonesia ikut andil menjadi tuan rumah sebanyak 4 kali. Contohnya Indonesia Masters 2022, Indonesia Open 2022, Indonesia International Challenge 2022, dan Indonesia Masters Super 100 200. Tentunya sangat ditunggu kehadiran para atlet internasional bermain kembali di Indonesia. Terlebih, pada Indonesia Badminton Festival 2021 meninggalkan kesan manis dipenghujung tahun. Lihat juga: Kisah Sedih, Cowok Ini Tidak Tahu Kalau Cewek Yang Ditaksir di Kelasnya Sudah Menikah Diam-Diam dengan Cowok Lain

6. Sirkuit Mandalika dipercaya menjadi tuan rumah untuk balapan MotoGP setelah menggelar balapan World Superbike (WSBK) 2021. Sekadar informasi, MotoGP Indonesia 2022 dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 20 Maret 2022. Selain itu, Indonesia juga dipercaya menjadi tuan rumah untuk tes pramusim MotoGP 2022 yang akan digelar pada 11 hingga 13 Februari mendatang. Para pembalap akan mencicipi aspal Sirkuit Mandalika setelah mereka jalani tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, 5 hingga 6 Februari 2022.

7. SEA Games Hanoi 2022   Resmi Hanoi Vietnam terplih sebagai tuan rumah SEA Games 2022. Sebelumnya, dijadwalkan pesta olahraga Asia Tenggara ini diberlangsungkan pada 2021 yang diundur ke tahun berikutnya. SEA Games kali ini digelar untuk yang ke-31. Acara ini akan digelar pada 12 Mei sampai 23 Mei 2022. Kejuaraan ini akan menyelenggarakan 40 cabang olahraga. Namun, fokus utamanya masih cabang lomba Olimpiade.

8. Formula E Jakarta 2022 Secara sah Formula E akan digelar di Ancol. Jakarta resmi ditetapkan menjadi tuan rumah balap ABB FIA Formula E pada 4 Juni 2022. Keputusan ini ditetapkan melalui FIA World Motor Sport Council di Paris pada Jumat (15/10/2021), sekaligus meratifikasi kalender balapan musim kedelapan tahun 2021/2022. Cabang olahraga ini sangat dinantikan masyarakat Indonesai karena menuai pro dan kontra. Kendati demikian, Indonesia wajib berbangga hati kejuaraan dunia tersebut bisa berlangsung di Tanah Air. Walaupun tidak ikut bertanding karena Formula E merupakan balapan profesional, bukan balapan pembinaan. Padahal Indonesia memiliki dua pembalap bertaraf platinum driver. Pembalap tersebut adalah Rio Haryanto dan Sean Galael. Namun, harus dinantikan acara akbar ini terlaksana. Formula E tentunya mampu mendatangkan tren pasar baru di Indonesia.

9. Islamic Solidarity Games Pesta Olahraga Solidaritas Islam atau Islamic Solidarity Games (ISG) segera digelar di Turki pada Agustus nanti. ISG diselenggarakan setiap empat tahun sekali di bawah payung Federasi Olahraga Solidaritas Islam. Ajang ini melibatkan atlet dari negara-negara dari anggota Organisasi Kerja Sama Islam. Namun, warga yang bukan muslim pun boleh ikut serta di kejuaraan ini. Terdapat 27 cabang olahraga yang akan dilombakan. Mulai dari penahan, atletik, bulu tangkis, bola basket, tinju, futsal, dan lain sebagainya.

10. Asian Games Hangzhou Berbeda dengan SEA Games, Asian Games adalah kompetisi seluruh benua Asia. Pesta olahraga Asia ini dijadwalkan berlangsung pada 10 September hingga 25 September 2022. Acara empat tahun sekali ini digelar di Hangzhou, China. Pada event yang ke-19 ini, diharapkan presiden Xi Jinping akan membuka kejuaraan bergengsi di Asia ini. Diketahui, sang tuan rumah saat ini selalu menjadi juara di Asian Games. Total China menang sebanyak 10 kali, disusul dengan Jepang yang meraih 8 kali kemenangan.

11. Piala Dunia 2022 Piala Dunia 2022 merupakan salah satu event sepak bola paling akbar di dunia. Sebanyak 32 negara akan berlaga di Qatar di tahun 2022. Berbeda dengan edisi sebelumnya, Piala Dunia 2022 akan digelar di akhir tahun tepatnya pada bulan November hingga Desember 2022. Hal itu mengikuti cuaca di Qatar yang sedikit dingin di akhir tahun. Meski Timnas Indonesia tak berpartisipasi dalam ajang ini, namun Piala Dunia selalu dinantikan. Piala Dunia 2022 akan menjadi penutup tahun 2022 yang sempurna.

12. Asian Youth Games Shantou Asian Youth Games atau pesta olahraga remaja Asia hendak digelar di Shantou, China. Event ini digelar pada 20 sampai 28 Desember 2022. Sebelumnya, Asian Youth Games ini hendak terlaksana di Surabaya, Jawaa Timur. Namun, permintaan tersebut ditolak karena satu dan lain hal. Sesuai namanya, tentu yang berlaga adalah anak-anak remaja di setiap negara. Dengan adanya kejuaraan ini pastinya akan menciptakan bibit unggul di usia muda. Sesuai namanya, tentu yang berlaga adalah anak-anak remaja di setiap negara. Dengan adanya kejuaraan ini pastinya akan menciptakan bibit unggul di usia muda.

Asnawi Mangkualam - Pemain Timnas Indonesia

Biografi Asnawi Mangkualam - apa yang dikatakan asnawi pada pemain singapuraAsnawi Mangkualam Bahar (lahir 4 Oktober 1999) adalah pesepakbola profesional Indonesia yang saat ini bermain untuk klub dari divisi K League 2, Ansan Greeners dan tim nasional sepak bola Indonesia sebagai bek kanan dan gelandang bertahan. Dia membuat debut internasionalnya untuk tim senior pada 21 Maret 2017, melawan Myanmar, di mana dia datang sebagai pemain pengganti. Ia memecahkan rekor pemain termuda 17 tahun dalam 167 hari bermain untuk Indonesia.

Di musim kedua, ia bergabung dengan Persiba Balikpapan, memecahkan rekor pemain termuda yang mencetak gol di Kejuaraan Sepak Bola Indonesia A 17 tahun 5 hari melawan Bali United F.C. di Stadion I Wayan Dipta. Pada tahun 2017, Asnawi bergabung dengan PSM Makassar, di mana ia melakukan debutnya saat melawan Persela Lamongan pada Piala Presiden 2017. Pada tahun 2019, dinobatkan sebagai pemain terbaik Kratingdaeng Piala Indonesia sebagai pemain muda terbaik setelah membawa timnya menjuarai turnamen tersebut.

Pertandingan dramatis di National Stadium Singapura leg kedua semifinal Piala AFF 2020, Sabtu 25 Desember 2021 malam akhirnya dimenangkan Timnas Indonesia dengan skor 4-2 via babak tambahan. Setelah sebelumnya pada akhir babak kedua skor Indonesia vs Singapura sempat imbang 2-2 hingga akhir dilakukan pertambahan waktu. Namun menariknya dalam pertandingan tersebut ada moment unik yang sempat tertangkap kamera yang dilakukan kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Asnawi Mangkualam saat itu terlihat meledek pemain Singapura yang gagal melakukan eksekusi penalti ke gawang Nadeo Argawinata. Alhasil Aksi tengil Asnawi pun menjadi sorotan netizen di media sosial. 

Saat itu Singapura mendapatkan hadiah penalti setelah Pratama Arhan melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Namun sang algojo Faris Ramli gagal menuntaskan tugasnya dengan baik hingga bola berhasil ditepis kiper Timnas Indonesia. Tendangan kaki kanannya ke pojok kanan mampu ditepis kiper Indonesia Nadeo Argawinata. Secara spontan, dia langsung menghampiri Faris. Pemain Ansan Greeners ini terlihat mengejek Faris yang terlihat tertunduk lesu. Tak jelas apa yang dikatan oleh Asnawi. Namun, saat itu pemain Singapura Shahdan Sulaiman langsung memisahkan kedua pemain ini. Momen antara Asnawi dan Faris ini langsung viral di media sosial. Banyak yang menerka-nerka apa yang dikatakan Asnawi kepada Faris. Hingga meme kocak pun bertebaran di lini media sosial. 

9 Medali Indonesia di Paralympic Tokyo 2020

Biografi Atlet 9 Medali Indonesia di Paralympic Tokyo 2020Paralimpiade Tokyo 2020 Jepang berakhir dengan digelarnya closing ceremony. Setelah 13 hari berlangsung, upacara penutupan Paralimpiade Tokyo akan diadakan di Stadion Nasional Tokyo (kokuritsu kyogijo), Minggu (5/9/2021) pukul 20.00 malam waktu Jepang. 

Paralimpiade Musim Panas 2020 merupakan acara multi-olahraga internasional utama untuk atlet penyandang cacat yang diatur oleh Komite Paralimpik Internasional. Paralimpiade Musim Panas ke-16 diadakan di Tokyo, Jepang antara 24 Agustus hingga 5 September 2021.

Indonesia berada di urutan ke-43 mengantongi 2 medali emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Berikut ini para atlet yang telah menyumbangkan medali untuk indonesia di ajang tersebut.

Medali Emas
• Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah dari para-badminton di nomor ganda putri SL3-SU5.
• Leani Ratri Oktila/Hary Susanto dari para-badminton nomor ganda campuran SL3-SU5.

Medali Perak
• Leani Ratri Oktila dari para-badminton nomor tunggal putri SL4.
• Dheva Anrimusthi dari para-badminton nomor tunggal putra Standing Upper 5.
• Ni Nengah Widiasih dari para-powerlifting kelas 41 kg putri.

Medali Perunggu
• Suryo Nugroho dari para-badminton tunggal putra Standing Upper 5.
• David Jacobs dari para-tenis meja kelas 10.
• Saptoyogo Purnomo dari para-atletik nomor lari 100 meter T37 putra
• Fredy Setiawan dari para-badminton nomor tunggal putra SL4.

Atlet Paralimpik Paralympic Paralimpiade 2021

Biografi Daftar Atlet Paralimpik Paralympic Paralimpiade Indonesia di Tokyo 2020Paralimpiade Musim Panas 2020 adalah acara multi-olahraga internasional utama yang akan datang untuk atlet penyandang cacat yang diatur oleh Komite Paralimpik Internasional. Dijadwalkan sebagai Paralimpiade Musim Panas ke-16, mereka dijadwalkan akan diadakan di Tokyo, Jepang antara 24 Agustus dan 5 September 2021.

Dari tujuh cabang olahraga yang diikuti Indonesia di Paralimpiade Tokyo, para badminton dan para atletik menjadi cabang yang paling banyak mengirimkan perwakilan, yaitu masing-masing tujuh atlet. 

Kemudian para tenis meja sebanyak tiga atlet, para menembak dan para renang masing-masing dua atlet. Selain itu, ada pula wakil dari para cycling dan para powerlifting yang masing-masing mengirim satu atlet.

Berikut daftar lengkap atlet Indonesia yang akan berlaga di Paralimpiade Tokyo 2020:

Para Atletik
1. Saptoyogo Purnomo
2. Karisma Evi Tiarani
3. Putri Aulia
4. Elvin Elhudia Sesa
5. Famini
6. Jaenal Aripin
7. Setiyo Budi Hartanto.

Para Badminton
1. Fredy Setiawan
2. Hary Susanto
3. Dheva Anrimusthi
4. Leani Ratri Oktila
5. Khalimatus Sa'diyah
6. Ukun Rukaendi
7. Suryo Nugroho.

Para Tenis Meja
1. Dian David Mickael Jacobs
2. Komet Akbar
3. Adyos Astan.

Para Renang
1. Syuci Indriani
2. Jendi Pangabean.

Para Menembak
1. Bolo Triyanto
2. Hanik Puji Astuti.

Para Cycling
1. Muhammad Fadli Imammuddin.

Para Powerlifting
1. Ni Nengah Widiasih.

Daftar Rekor Dunia Baru di Olimpiade Tokyo 2020

Biografi Daftar Atlet Pemecah Rekor Dunia di Olimpiade Tokyo 2020Pada penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 banyak Rekor dunia terpecahkan. Beberapa rekor abadi seperti milik perenang AS Michael Phelps di nomor renang 200m gaya kupu-kupu serta rekor di nomor lari 100m dan 200m putra milik Usain Bolt mungkin masih belum mampu terpecahkan di Olimpiade Tokyo 2020. 

Sejumlah rekor dunia baru berhasil dicatatkan para atlet di Olimpiade Tokyo 2020. Tiga rekor dunia atletik Karsten Warholm dari Norwegia di lari gawang 400m putra, Sydney McLaughlin dari Amerika di nomor putri dan Yulimar Rojas dari Venezuela di lompat tiga kali putri. Atlet angkat besi asal Georgia, Lasha Talakhadze 109 kg meraih tiga rekor dunia dalam satu nomor untuk angkat besi putra.

Berikut daftar atlet yang memecahkan rekor dunia di Olimpiade Tokyo 2020 :

1. Caeleb Dressel (Amerika Serikat) Tak hanya sukses menyabet 5 medali emas di Olimpiade Tokyo, perenang Amerika Serikat (AS), Caeleb Dressel juga berhasil memecahkan satu rekor dunia dan tiga rekor Olimpiade. Perenang berusia 24 tahun itu sukses memecahkan rekor dunia dan Olimpiade di nomor 100m gaya kupu-kupu atas namanya sendiri dengan catatan waktu 49,25 detik.

2. Sydney McLaughlin (Amerika Serikat) Atlet Amerika Serikat, Sydney McLaughlin mempertajam rekor dunia atas namanya sendiri pada nomor lari gawang 400m putri saat memenangi medali emas Olimpiade Tokyo 2020. McLaughlin memecahkan rekor dengan catatan waktu 51,46 detik. Catatan ini memperbaharui rekor dunia atas namanya sendiri yang dicetak pada 26 Juni 2021 saat kualifikasi Olimpiade dengan waktu 51,90 detik.

3. Karsten Warhlom (Norwegia) Atlet lari gawang Norwegia, Karsten Warholm berhasil memecahkan rekor dunia dan rekor Olimpiade di Olimpiade Tokyo 2020 pada nomor lari gawang 400m putra. Tampil di final lari gawang 400m putra di Stadion Olimpic, Tokyo, Selasa (3/8), Warholm berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 45,94 detik.

4. Yulimar Rojas (Venezuela) Atlet Venezuela, Yulimar Rojas berhasil memecahkan rekor dunia lompat jangkit yang bertahan 26 tahun saat memenangkan medali emas di Olimpiade Tokyo 2020. Atlet putri berusia 25 tahun itu berhasil mencatatkan rekor lompatan 15,67 meter. Torehan itu mengalahkan rekor dunia sebelumnya yang dipegang atlet Ukraina, Inessa Kravets dengan lompatan 15,50 meter pada Agustus 1995.

5. Tatjana Schoenmaker (Afrika Selatan) Perenang Afrika Selatan, Tatjana Schoenmaker berhasil memecahkan rekor dunia di nomor 200 meter gaya dada putri dengan catatan waktu 2 menit 18,95 detik di Olimpiade Tokyo 2020. Raihan tersebut membuatnya memecahkan rekor dunia yang sebelumnya dipegang perenang Denmark, Rikke Moller Pedersen di Kejuaraan Dunia Barcelona 2013. Saat itu Pedersen mencatatkan waktu 2 menit 19,11 detik.

6. Shi Zhiyong atlet angkat besi China Men's 73 kg Total 364 kg - Shi Zhiyong adalah atlet angkat besi Tiongkok, Juara Olimpiade dua kali, Juara Dunia tiga kali dan Juara Asia empat kali yang berkompetisi dalam kategori 69 kg hingga 2018 dan 73 kg mulai 2018 setelah Federasi Angkat Berat Internasional mengatur ulang kategori.

7. Lasha Talakhadze atlet angkat besi 109kg Georgia rekor angkatan 488 kg - Lasha Talakhadze adalah atlet angkat besi Georgia, memegang rekor dunia terlepas dari kategori berat dalam merebut, yang bersih dan brengsek dan total sejak 2017. Talakhadze adalah Juara Olimpiade dua kali, Juara Dunia empat kali, dan Juara Eropa lima kali yang bersaing dalam kategori kelas berat super.

8. Changhong Zhang (China/nomor menembak 50m rifle 3 positions putra) - Zhang Changhong adalah penembak olahraga Cina. Dia berpartisipasi di Kejuaraan Menembak Dunia ISSF 2018, memenangkan medali perunggu.

9. Zuzana Rehák-Štefečeková (Slovakia/nomor menembak trap putri) - Zuzana Rehák-Štefečeková adalah penembak olahraga wanita Slovakia. Dia memenangkan medali emas di acara Perangkap Wanita di Olimpiade Musim Panas 2020 dan medali perak di Olimpiade Musim Panas 2008 dan 2012.

10. Aleksandra Miroslaw {Polandia/panjat tebing nomor speed wanita) - Aleksandra Mirosław adalah pendaki kecepatan Polandia dan juara dunia pendakian kecepatan dua kali.

11. Tim balap sepeda Italia di nomor beregu putra
12. Tim balap sepeda Jerman di nomor beregu putri
13. Tim sprint sepeda putri China
14. Tim renang AS di nomor gaya ganti estafet 4x100m putra
15. Tim renang Inggris Raya di nomor estafet 4x100m campuran
16. Tim renang China di nomor estafet gaya bebas 2x200m putri
17. Tim renang Australia di nomor gaya bebas 4x100 meter putri.

Peraih Medali Emas Terbanyak Olimpiade Tokyo 2020

Biografi Atlet Peraih Medali Emas Terbanyak Olimpiade Tokyo 2020Michael Fred Phelps II (lahir di Baltimore, Maryland, Amerika Serikat, 30 Juni 1985; umur 36 tahun) adalah seorang perenang Amerika Serikat dan pemecah rekor dunia (sejak 2006). Michael Phelps (pada usia 15) berpartisipasi di Olimpiade 2000 di Sydney sebagai perenang putra termuda di ajang Olimpiade sejak 68 tahun. Dalam Olimpiade Beijing 2008, Phelps berambisi memecahkan rekor Mark Spitz yang meraih tujuh emas dalam satu kali kejuaraan Olimpiade. Dan ambisi tersebut menjadi kenyataan. Phelps memboyong delapan medali emas di Olimpiade akbar tersebut dengan lima emas di antaranya adalah nomor individu; dan lima di antaranya dengan pemecahan rekor dunia.

Berikut Para Atlet Peraih Medali Emas Terbanyak Olimpiade Tokyo 2020

5 Emas - Caeleb Remel Dressel adalah perenang gaya bebas dan kupu-kupu Amerika yang berspesialisasi dalam acara sprint. Dia saat ini mewakili Cali Condors yang merupakan bagian dari Liga Renang Internasional.
4 Emas - Emma McKeon, OAM adalah perenang kompetitif Australia. McKeon telah memenangkan sebelas medali Olimpiade menjadikannya atlet Olimpiade Australia yang paling banyak mendapat penghargaan, termasuk satu emas di Olimpiade Musim Panas 2016 di Rio de Janeiro dan empat emas di Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo.
3 Emas - An San adalah seorang pemanah asal Korea Selatan yang berlaga di nomor recurve putri. Dia memenangkan tiga medali emas di Olimpiade Musim Panas 2020, di beregu putri, beregu campuran, dan perorangan.
3 Emas - Kaylee Rochelle McKeown adalah perenang Australia dan peraih medali emas Olimpiade ganda, memenangkan nomor gaya punggung 100 meter dan 200 meter pada pertandingan musim panas 2020 yang diadakan di Tokyo pada tahun 2021. Dia adalah pemegang rekor dunia gaya punggung 100 meter putri saat ini.

2 Emas - Clarisse Agbegnenou adalah seorang judoka Perancis. Bertanding di divisi berat 63 kg ia memenangkan gelar Eropa pada 2013, gelar dunia pada 2014, medali perak Olimpiade pada 2016, dan medali emas Olimpiade pada Olimpiade Musim Panas 2020 pada Juli 2021.
2 Emas - Kathleen Genevieve Ledecky adalah perenang kompetitif Amerika. Setelah memenangkan 7 medali emas Olimpiade dan 15 medali emas kejuaraan dunia, yang terbanyak dalam sejarah untuk perenang wanita, ia secara luas dianggap sebagai perenang wanita terhebat sepanjang masa.
2 Emas - Shi Tingmao adalah penyelam Tiongkok yang mewakili tim penyelam Chongqing. Dia telah dominan di acara loncatan 3 meter di tahun 2010-an. Dia telah memenangkan dua medali emas di Olimpiade 2016 dan delapan medali emas di Kejuaraan Dunia.
2 Emas - Cate Natalie Campbell, OAM adalah perenang kompetitif Australia kelahiran Malawi, dan pemegang beberapa rekor dunia saat ini, yang memenangkan dua medali perunggu di Olimpiade Musim Panas 2008, satu ...
2 Emas - Adam George Peaty, MBE adalah perenang kompetitif Inggris yang berspesialisasi dalam gaya dada. Dia memenangkan medali emas dalam gaya dada 100 meter di Olimpiade Musim Panas 2016, yang pertama oleh ...

2 Emas - James George Guy adalah perenang kompetitif Inggris yang berspesialisasi dalam gaya bebas dan gaya kupu-kupu. Guy telah memenangkan medali emas mewakili Inggris Raya di Olimpiade, Kejuaraan Dunia dan Eropa, dan Inggris di Commonwealth Games.
2 Emas - Jessica von Bredow-Werndl adalah pengendara dressage Jerman. Von Bredow-Werndl lolos ke Final Piala Dunia Dressage 2014 di Lyon setelah finis keempat di peringkat Liga Eropa Barat. Dia memenangkan tahap kualifikasi Liga Eropa Barat di Gothenburg selama musim 2013/2014. 
2 Emas - Yang Qian adalah penembak olahraga Cina. Dia mewakili China di Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo 2021, di mana dia memenangkan medali emas di senapan angin 10 meter putri. Dari Ningbo, sebuah kota di provinsi timur laut Zhejiang, dia mulai syuting pada usia 10 tahun.
2 Emas - dll

Souvenir dan Merchandise Olimpiade Tokyo 2020

Souvenir Cinderamata dan Merchandise pernak pernik oleh-oleh Olimpiade Tokyo 2020Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 menyediakan setidaknya ada 20 toko merchandise dan souvenir resmi yang tersebar di seantero Tokyo. Beberapa di antaranya berada di lokasi yang populer, seperti kawasan Akibahara, Ginza, Shinjuku West Shop, Tokyo Skytree dan masih banyak lagi lainnya. 

Pada Olimpiade Tokyo 2020 Souvenir dan Merchandise bisa didapatkan secara online untuk ajang olahraga multievent terbesar di dunia itu. Pernak-pernik Olimpiade Tokyo 2020 memang menjadi salah satu benda yang kini banyak diburu. 

Berikut ini beberapa Souvenir dan Merchandise Olimpiade Tokyo 2020 yang bisa dijadikan cinderamata atau oleh-oleh dari ajang tersebut :

1. Backpack Miraitowa & Someity - Tas punggung lucu ini pas buat si kecil yang masih bersekolah di sekolah dasar. Bentuknya menggemaskan dan menunjukkan maskot Olimpiade Tokyo 2020 dan terbuat dari polyester yang ramah lingkungan. Harganya sekitar 89 USD, atau sekitar 1,288 juta rupiah. 

2. Sepatu sandal khas Olimpiade Tokyo 2020 - Olimpiade Tokyo 2020 menawarkan souvenir sepatu sandal yang berwarna cerah yang diproduksi oleh Asics. Sepatu sandal yang memiliki nama resmi Tokyo Olympics Asics Gel-Quantum 90 Sandals tersebut menggunakan bahan yang nyaman untuk dikenakan. Dengan menggunakan material kulit buatan, fiber sintetik dna karet, merchandise ini bisa didapatkan dengan harga 167 USD, atau sekitar 2,427 juta rupiah di toko resmi Olimpiade Tokyo 2020.

3. Maskot Miraitowa & Someity Olimpiade Tokyo 2020 - Tokyo 2020 Olympics Shoulder Miraitowa dan Someity berupa Boneka maskot Olimpiade ini akan menemani kemanapun kamu pergi. Tinggal pasang klipnya di bahu kaos kamu, dia akan setia menemani dengan Harganya sekitar 600 ribuan rupiah.

4. Boneka Kokeshi bertema maskot Olimpiade - Boneka Kokeshi menjadi salah satu souvenir paling populer dari Jepang. Yang menjadikannya semakin perlu untuk dimiliki adalah karena saat ini sudah ada versi souvenir boneka Kokeshi Olimpiade Tokyo 2020 dengan tema maskot Miraitowa dan Someity. Bahannya terbuat dari kayu dengan tinggi sekitar 11 cm. Dengan harga 142 USD, atau sekitar dua jutaan rupiah.

5. Pedang samurai - Pedang Samurai termasuk dalam daftar souvenir Olimpiade Tokyo 2020 yang bisa didapatkan. Samurai Kaiken Knife menjadi salah satu merchandise yang penuh karakter akan Jepang. Memiliki logo dan emblem Olimpiade, replika pedang samurai ini bisa didapatkan dengan harga enam jutaan rupiah.

6. Sepatu Olimpiade Tokyo 2020 - Asics juga mengeluarkan merchandise resmi Olimpiade Tokyo 2020 berupa sepatu. Tokyo 2020 Olympics Gel-Quantum 360 TYO Asics memiliki dua pilihan sepatu untuk wanita dan pria. Desainnya keren dan penuh warna, dan pastinya menawarkan sensasi penuh gaya bagi penggunanya yang Harganya juga berkisar enam jutaan rupiah.

7. Puzzle jigsaw Olimpiade Tokyo 2020 - Puzzle jigsaw bisa menjadi souvenir dan merchandise resmi Olimpiade Tokyo 2020. Puzzle jigsaw Olimpiade Tokyo 2020 ini memiliki 500 potongan dengan dua versi, Olimpiade dan Paralimpik. Dengan menggunakan bahan kertas, puzzle ini bisa digunakan untuk anak-anak hingga dewasa.

8. Robot Gundam Olimpiade Tokyo 2020 - Souvenir Robot Gundam khusus Olimpiade Tokyo 2020 memiliki skala 1/144 yang mudah dibangun. Ada dua versi model Gundam yaitu ajang Olimpiade dan Paralimpik dengan harga 60 USD, atau sekitar 800 ribuan rupiah.

9. Daruma adalah sebuah boneka khas Jepang yang melambagkan keberuntungan. Kepercayaan terhadap boneka ini dipercaya sudah ada sejak zaman dahulu. Boneka daruma ini makin istimewa karena kini tersedia dalam versi olimpiade.

10. Teru teru bozu menjadi pernak-pernik Olimpiade Tokyo tahun ini. Teru teru bozu adalah boneka yang dipercaya dapat menangkal hujan. Boneka yang sebenarnya berwarna putih polos ini biasanya digantung di depan rumah untuk mengusir awan hujan. Yang istimewa dari boneka teru teru bozu edisi olimpiade ini adalah adanya bordiran berwarna merah dan biru di badan boneka tersebut.

11. Teko jadi pernak-pernik Olympiade Tokyo 2020 yang terbuat besi. Poci ini memiliki logo Olipiade Tokyo 2020 di badan poci. Teko atau poci ini menggunakan besi yang tebal dan bisa menjaga suhu air di dalamnya.

12. Kimono Kimono menjadi salah satu hal yang selalu terbayag saat mendengar kata Jepang. Baju ini memang menjadi ciri khas dari Negeri Sakura itu. Dalam website resmi merchandise olimpiade tokyo, dijual kimono edisi khusus. Kimono tersebut memiliki logo Olimpiade Tokyo 2020.

Demikian beberapa Souvenir dan Merchandise Olimpiade Tokyo 2020 yang bisa didapatkan secara online untuk ajang olahraga multievent terbesar di dunia itu. 

Para Peraih Medali Emas Pertama Olimpiade 2020

Biografi Para Peraih Medali Emas Pertama Olimpiade 2020Sejarah telah mencatat ribuan prestasi para atlet olahraga dari berbagai negara dalam ajang Olimpiade yang digelar 4 tahun sekali. Menjadi juara dan peraih medali emas di Olimpiade adalah sebuah kebanggaan seorang atlet dan negaranya. 

Para atlet peraih medali emas pun biasanya dijanjikan bonus dan hadiah dari negara mereka sebagai tanda terima kasih atas pejuangannya membela bangsa di ajang olahraga. Beikut ini bebeapa atlet yang meraih medali emas pertama bagi negaranya masing-masing dari ajang Olimpiade Tokyo 2020 :

1. Yang Qian 杨倩 yang lahir di Ningbo 10 Juli 2000 adalah penembak olahraga Tiongkok. Dia mewakili China di Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo 2021, di mana dia memenangkan medali emas di senapan angin 10 meter putri. Yang Qian menjadi atlet pertama yang meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020. Yang Qian berhasil meraih medali emas setelah mencatatkan skor terbaik dalam final 10 meter air rifle putri di Asaka Shooting Range, Tokyo, pada Sabtu (24/7/2021) pagi WIB. Petembak putri berusia 21 tahun mengumpulkan total 251,8 poin. 

2. Panipak Wongpattanakit วงศ์พัฒนกิจ yang lahir 8 Agustus 1997 adalah seorang atlet Taekwondo Thailand. Dia saat ini menduduki peringkat sebagai praktisi taekwondo nomor 1 di dunia. Panipak menjadi juara dunia pada Kejuaraan Dunia Taekwondo 2015 dengan merebut medali emas di nomor 46kg yang juga merupakan gelar juara dunia pertamanya. Panipak Wongpattanakit berhasil menyabet emas Olimpiade Tokyo 2020 dalam kategori wanita 49 kilogram pada 24 Juli 2021. Ketika dia pulang ke Thailand membawa medali emas olimpiade, dia disambut bak pahlawan setibanya di bandara Phuket. Setelah menyabet medali emas dalam pesta olahraga terbesar di dunia tersebut, Panipak diganjar hadiah senilai 19 juta baht (Rp 8,3 miliar).

3. Ahmed Ayoub Hafnaoui yang lahir 4 Desember 2002 adalah perenang Tunisia yang berkompetisi di Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo. Ahmed Hafnaoui yang berusia tahun 18 tahun yang membuat kejutan di Olimpiade Tokyo 2020 dengan meraih medali emas di final gaya bebas 400 putra. Ahmed Hafnaoui menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 3 menit 43,36 detik dalam partai final di Tokyo Aquatics Centre, Minggu (25/7/2021) siang WIB. Ahmed Hafnaoui menjadi perenang Tunisia ketiga yang memenangkan medali emas sepanjang sejarah Olimpiade. 

4. Hidilyn Francisco Diaz yang lahir 20 Februari 1991 umur 30 tahun adalah atlet angkat besi sekaligus pramugari militer yang berasal dari Filipina. Dia juga merupakan wanita pertama Filipina yang memenangkan medali pada Olimpiade. Atlet angkat besi Filipina, Hidilyn Diaz menjadi peraih medali emas Olimpiade pertama di negaranya setelah memenangi kategori 55 kg putri Olimpiade Tokyo, Senin (26/7/2021). Dalam Olimpiade keempat dan mungkin terakhir, atlet berusia 30 tahun itu mencatatkan total angkatan 224 kg, yang juga menjadi rekor Olimpiade. Dia pun mendapat bonus hadiah dari negaranya yang jika dirupiahkan sekitar 9 milyar rupiah.

5. Flora Jane Duffy yang lahir 30 September 1987 adalah seorang atlet triatlon Bermudian. Dia menerima medali emas dari Olimpiade 2020 di Tokyo sebagai medali emas pertama Bermuda. Dia adalah Juara Dunia ITU World Triathlon Series 2016 dan 2017, Juara Dunia ITU Cross Triathlon 2015 dan 2016, dan pemenang lima kali (2014-2017, 2019) dari Kejuaraan Dunia XTERRA. Dia berkompetisi untuk Bermuda di Olimpiade Musim Panas 2008 di Beijing, di Olimpiade Musim Panas 2012 di London, di Olimpiade Musim Panas 2016 di Rio de Janeiro dan di Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo di mana dia memenangkan emas.

6. Nora Gjakova adalah seorang judoka Kosovo yang menerima medali emas setelah memenangkan kompetisi judo 57 kg putri di Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo mengalahkan atlet judo perancis Sarah Leonie Cysique. Pada tahun 2021, ia memenangkan salah satu medali perunggu dalam acaranya di Judo World Masters 2021 yang diadakan di Doha, Qatar. Pada 21 April 2016, ia meraih medali perunggu di Kejuaraan Judo Eropa 2016 di Kazan, Rusia.

Opening Ceremony Olimpiade Tokyo 2020 - 2021

Biografi Opening Ceremony Olimpiade Tokyo 2020Opening Ceremony Olimpiade Tokyo 2020 bisa disaksikan langsung melalui siaran langsung TVRI dan vidio pada Jumat, 23 Juli 2021. Olimpiade Tokyo yang mestinya digelar tahun 2020 pelaksanaannya mundur setahun menjadi tahun 2021. Event olahraga multicabang terbesar di dunia pada tahun ini mengusung konsep United by Emotion. Opening ceremony Olimpiade Tokyo 2020 rencananya akan dibuka langsung Kaisar Jepang, Naruhito.

Acara pembukaan akan diselenggarakan di Stadion Olimpiade, Distrik Tokyo Kasumigaoka. Stadion tempat pelaksanaan opening ceremony ini telah selesai pembangunannya pada tahun 2019. Tempat ini mampu menampung hingga 68.000 penonton. Panitia Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 akan mengangkat konsep ‘United by Emotion’ dalam upacara pembukaan nantinya. Beberapa hari jelang pembukaan, rumor mengenai isi acara terus berkembang. Ada yang menyebut acara juga akan diisi oleh penampilan dari idol groups, seperti band J-Rock dan ikon J-pop dan penampilan dari beberapa video game dan anime yang menarik perhatian.

Penyelenggara Olimpiade 2020 Tokyo sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan kurang dari 1.000 tamu VIP dan pejabat asing untuk menghadiri opening ceremony alias upacara pembukaan secara langsung, memangkas dari jumlah sebelumnya 10.000 orang. Upacara pembukaan Olimpiade 2020 di stadion berkapasitas 68.000 penonton itu kemungkinan akan dibatasi untuk tamu yang terkait dengan pertandingan, termasuk perwakilan Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan pejabat asing, sementara para penggemar dan tamu sponsor diminta untuk menonton dari televisi.

Kaisar Jepang Naruhito juga diperkirakan akan menghadiri acara pembukaan Olimpiade pekan depan dan akan menyatakan bahwa acara dibuka, sementara ibu negara Amerika Serikat, Jill Biden diharapkan menjadi salah satu tamu internasional yang akan terbang ke Tokyo untuk opening ceremony tersebut. Upacara pembukaan ini akan dipimpin oleh Hioki Takayuki selaku Executive Producer dibantu Nomura Mansai yang sudah terlibat dalam perencanaan upacara selama bertahun-tahun sebelum penundaan Olimpiade Tokyo 2020.

Olimpiade Tokyo 2020 dipastikan tanpa penonton, upacara pembukaan tetap meriah dengan permainan kembang api, pembawa bendera, dan keriuhan dari 206 negara peserta. Parade negara akan dimulai dari Yunani sebagai originator Olimpiade Kuno, dan diakhiri oleh Jepang sang tuan rumah tahun ini. Secara umum, konsep dari upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 adalah ‘Moving Forward’. Konsep ini dipilih mengingat olahraga bersifat universal dan di masa pandemi ini, Olimpiade Tokyo 2020 diharapkan bisa menyatukan emosi seluruh insan di dunia yang tengah berkecamuk.

Kejutan dari Para Atlet di Olimpiade Tokyo 2020

Biografi Para Atlet di Olimpiade Tokyo 2020 yang memberikan KejutanOlimpiade Tokyo 2020 digelar pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021 di Tokyo, Jepang. Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar tahun 2021 telah lama menuai polemik di kalangan masyarakat Jepang. Pelaksanaannya di tengah pandemi Covid-19 membuat banyak orang khawatir.

Korea Utara menjadi negara pertama yang menarik diri dari ajang multievent itu pada April 2021 lalu, disusul Guinea menjadi negara kedua yang mundur dari Olimpiade Tokyo 2020. Selain masih masa pandemi, cuaca ekstream udara panas pun jadi ujian berat para atlet yang tengah berlaga.

Badai topan diperkirakan tiba di Jepang yang dikhawatirkan akan mengganggu setidaknya beberapa cabang olahraga. Bagi para peselancar di pantai Tsurigasaki, Badai Tropis Nepartak ini sebenarnya dapat meningkatkan persaingan selama tidak mengenai pantai secara langsung. Namun badai akan terasa berbeda bagi pemain dari negara lain yang belum terbiasa dengan kondisi tersebut. 

Meski Olimpiade Tokyo 2020 digelar dengan penuh hambatan, namun banyak kejutan tercipta selama digelarnya ajang ini. Berikut berbagai kejutan yang terjadi di ajang Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar di Jepang :

1. Hend Zaza akan menjadi atlet termuda yang tampil di Olimpade Tokyo 2020. Usianya baru 12 tahun dan Zaza tampil mewakili Suriah di cabang tenis meja kategori tunggal putri.

2. Mary Hanna mencatatkan rekor menjadi atlet tertua yang tampil di Olimpiade Tokyo 2020 dengan usia 66 tahun. Atlet berkuda asal Australia ini merupakan nenek dua anak yang menjadi atlet kedua yang pernah tampil di Olimpiade setelah Lorna Johnstone. 

3. Yang Qian penembak asal China menjadi peraih medali emas pertama Olimpiade Tokyo 2020 setelah atlet menembak tersebut berhasil menjadi juara pada nomor menembak 10 meter Air Rifle putri. 

4. Momiji Nishiya yang masih berusia 13 Tahun menjadi Atlet Peraih Medali Emas Termuda di Olimpiade Tokyo 2020. Atlet skateboard Jepang ini sukses menyabet medali emas pada Senin, 26 Juli 2021 dan menjadi atlet peraih medali emas termuda di Olimpiade Tokyo 2020.

5. Caeleb Remel Dressel adalah perenang gaya bebas dan kupu-kupu Amerika yang berspesialisasi dalam acara sprint. Di olimpiade tokyo 2020 Caeleb meraih medali emas cabang renang pada nomor 50 m gaya bebas, 100 m gaya bebas, 100 m gaya kupu-kupu, 4x100 m gaya bebas estafet, dan 4x100 m gaya ganti estafet putra.

6. Ahmed Hafnaoui pemuda belia 18 tahun asal Tunisia  mencatat prestasi mencengangkan usai meraih medali emas dari cabang olahraga renang nomor 400 meter gaya bebas putra di Olimpiade Tokyo 2020. Dia mengalahkan para atlet juara dunia yang sudah sarat pengalaman.

7. Flora Duffy berusia 34 tahun adalah atlet Triatlon Bermuda yang meraih medali emas perdana cabang triathlon nomor individu putri Olimpiade Tokyo 2020. Dia menjadi penyumbang medali emas untuk negara berpenduduk 60 ribu orang itu, dari 2 atlet yang dikirimnya.

8. Oksana Aleksandrovna Chusovitina yang lahir 19 Juni 1975 adalah seorang pesenam Olimpiade yang berkompetisi untuk Uni Soviet, Uzbekistan, dan Jerman. Perjalanan panjang Oksana Chusovitina akhirnya berakhir. Mengikuti delapan Olimpiade, atlet asal Uzbekistan itu memutuskan pensiun di usia 46 tahun. Chusovitina meninggalkan dunia yang dicintainya usai gagal masuk final nomor kuda lompat putri cabang olahraga senam Olimpiade Tokyo 2020. 

9. Hidilyn Francisco Diaz adalah atlet angkat besi yang berasal dari Filipina yang ikut ajang Olimpiade Tokyo 2020. Dia merupakan wanita pertama Filipina yang memenangkan medali emas pada Olimpiade untuk negaranya, sejak awal negara tersebut ikut ajang Olimpiade. 

10. Kevin Haroldo Cordón Buezo (lahir 28 November, 1986) adalah pemain bulu tangkis putra berkewarganegaraan Guatemala. Ia diproyeksikan akan mewakili Guatemala pada Olimpiade Musim Panas 2020 yang akan digelar di Tokyo, Jepang. Dia adalah Olympian empat kali untuk Guatemala yang berpartisipasi di Olimpiade Beijing 2008, Olimpiade London 2012, Olimpiade Rio 2016 dan juga di Olimpiade Tokyo 2020.

11. Lianne Tan yang lahir 20 November 1990 adalah pemain bulu tangkis putri Belgia berdarah Indonesia. Ayahnya yaitu Henk Tan orang Bandung keturunan China dan Ibunya Belgia. Lianne Tan dilatih Indra Bagus Ade Chandra tim pelatih nasional di Belgia.

12. Thet Htar Thuzar yang lahir di Yangon, Myanmar, 15 Maret 1999; umur 22 tahun adalah pemain bulu tangkis putri berkewarganegaraan Myanmar. Ia diproyeksikan merupakan pemain bulu tangkis pertama yang akan mewakili Myanmar pada Olimpiade yaitu pada Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo Jepang. 

13, Setyana Mapasa yang lahir di Minahasa, 15 Agustus 1995 adalah pemain bulu tangkis Indonesia (1995-2014), dan sekarang membawa bendera Australia (2014-sekarang) dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020. Dia berpasangan dengan Gronya Somerville di ganda putri dan Sawan Serasanghe di ganda campuran.

14. Ade Resky Dwicahyo yang lahir di Kendari, Sulawesi Tenggara, 13 Mei 1998 adalah pemain bulu tangkis Azerbaijan yang dulunya merupakan pemain bulu tangkis Indonesia. Kini dia mewakili Azerbaijan pada Olimpiade Musim Panas 2020 yang akan diselenggarakan di Tokyo, Jepang.

Top 48 Atlet Olimpiade Tokyo 2020 Majalah Time

Biografi Top 48 Atlet Olimpiade Tokyo 2020 Majalah TimeKevin Sanjaya Sukamuljo pemain Badminton Indonesia masuk ke deretan atlet top dunia versi majalah Time pada ajang Olimpiade 2020 secara resmi dimulai pada 23 Juli 2021. Olimpiade Tokyo tidak akan seperti Olimpiade yang anda tonton di masa lalu. Para atlet akan bertanding tanpa penonton, bahkan tanpa keluarga untuk menyemangati mereka, di antara batasan-batasan lainnya. 

Aturan ketat di lapangan ini, akan berlaku karena pandemi COVID-19 yang baru saja memicu keadaan darurat baru bagi Tokyo. Namun acara global ini terus bergerak maju, dan sekitar 11.000 peserta menuju ke Tokyo untuk menghadiri Olimpiade. Sekelompok besar atlet elit pasti akan membawa kompetisi yang mendebarkan, persaingan yang mencekam, dan momen untuk memecahkan rekor. Berikut daftar lengkap 48 yang harus ditonton ketika Olimpiade secara resmi dimulai pada 23 Juli 2021 :

- Simone Biles Gymnastics, U.S.
- Ariarne Titmus Swimming, Australia
 - Alex Morgan Soccer, U.S.
- Caeleb Dressel Swimming, U.S.
- Allyson Felix Track and Field, U.S.
- Gabriel Medina Surfing, Brazil
- Kevin Durant Basketball, U.S.
- Emily Seebohm Swimming, Australia

- Hend Zaza Table Tennis, Syria
- Hannah Roberts BMX, U.S.
- Sue Bird Basketball, U.S.
- Carissa Moore Surfing, U.S.
- Gwen Berry Track and Field, U.S.
 - Janja Garnbret Sport Climbing, Slovenia
- Masahiro Tanaka Baseball, Japan
- Katie Ledecky Swimming, U.S.

- April Ross Beach Volleyball, U.S.
- John John Florence Surfing, U.S.
- Katinka Hosszú Swimming, Hungary
- Andre De Grasse Track and Field, Canada
 - Kevin Sanjaya Sukamuljo Badminton, Indonesia
- Kristof Milak Swimming, Hungary
- Lisa Carrington Canoeing, New Zealand
- Laurel Hubbard Weight Lifting, New Zealand

- Maria Lasitskene Track and Field, Russian Olympic Committee
- Helen Glover Rowing, Britain
- Nikita Nagornyy Gymnastics, Russian Olympic Committee
- Saurabh Chaudhary Shooting, India
- Noah Lyles Track and Field, U.S.
- Eliud Kipchoge Marathon, Kenya
- Shaunae Miller-Uibo Track and Field, Bahamas
- Sky Brown Skateboarding, Britain

- Yuto Horigome Skateboarding, Japan
- Saeid Mollaei Judo, Mongolia
- Race Imboden Fencing, U.S.
- Lilly King Swimming, U.S.
- Shelly-Ann Fraser-Pryce Track and Field, Jamaica
- Brooke Raboutou Sport Climbing, U.S.
- Sydney McLaughlin Track and Field, U.S.
- Shi Tingmao Diving, China

- Teddy Riner Judo, France
- Wilfredo León Volleyball, Poland
- Yukiko Ueno Softball, Japan
- Laura Kenny Track Cycling, Britain
- Simone Manuel Swimming, U.S.
- Liz Cambage Basketball, Australia
- Sunisa Lee Gymnastics, U.S.
- Dina Asher-Smith Track and Field, Britain

Para Atlet Cantik di Olimpiade Tokyo 2020 Jepang

Biografi Para Atlet Cantik di Olimpiade Tokyo 2020 JepangAjang Olimpiade Tokyo 2020 di Jepang kini tengah menjadi pusat perhatian dunia. Terlebih banyak para atlet cantik dunia yang bakal tampil di ajang olimpiade yang digelar tahun ini. Cabang olahraga Bola Voli menjadi penyumbang terbanyak atlet cantik di olimpiade Tokyo 2020 ini. Apalagi timnas bola voli negara Turki pun tampil di tambah atlet cabang olahraga lainnya. 

Selain para atlet dari dunia arab, ada pula para atlet dari negara-negara Eropa Timur serta Asia Barat yang sangat  terkenal akan kecantikan wanitanya dan para atlet dari Amerika Latin yang memiliki kulit eksotis. Tak ketinggalan pula para atlet korea selatan dan para atlet tuan rumah jepang juga para atlet dari melayu.

Berikut beberapa atlet cantik yang tampil di Olimpiade Tokyo 2020 Jepang :

- Alina Adilkhanova adalah atlet cantik cabang olahraga senam ritmik asal Kazakhstan yang bakal tampil di ajang Olimpiade 2020 Jepang.
- Anna Bulanova adalah atlet cantik cabang olahraga lompat jauh asal Kyrgyzstan yang bakal tampil di ajang Olimpiade 2020 Jepang.
- Hande Baladin adalah atlet cantik cabang olahraga bola voli asal Turki yang bakal tampil di ajang Olimpiade 2020 Jepang.
- Zehra Gunes adalah atlet cantik cabang olahraga bola voli asal Turki yang bakal tampil di ajang Olimpiade 2020 Jepang.
- Marta Fiedina merupakan atlet olahraga renang indah asal negara Ukraina yang siap mengincar medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 Jepang.
- Darya Klishina adalah atlet lompat jauh asal Rusia yang kini ikut dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020 yang juga mahir bergaya sebagai model. 

- Masomah Ali Zada berusia 24 tahun Atlet Cantik Balap Sepeda jalan asal Afghanistan yang masuk tim pengungsi di Olimpiade Tokyo 2020.
- Farah Ann Abdul Hadi merupakan atlet cabang olahraga gimnastik yang mewakili negara Malaysia di ajang Olimpiade Tokyo 2020 Jepang.
- Alica Schmidt dari Jerman mewakili negaranya pada cabang olahraga atletik lari estafet bersama tiga rekannya di olimpiade Tokyo 2020.
- Yusra Mardini perenang berusia 22 tahun asal Suriah yang menjadi bagian dari tim pengungsi di ajang Olimpiade Tokyo 2020 di Jepang.
- Gronya Somerville atlet bulu tangkis ganda campuran asal Australia bakal tampil di Olimpiade Tokyo 2020 bersama pasanganya SWH Leung.
- Thet Htar Thuzar atlet bulu tangkis tunggal putri asal Myanmar bakal tampil di Olimpiade Tokyo 2020.

- Alex Morgan dari Amerika Serikat adalah salah satu pemain sepak bola senior yang dipanggil membela timnas putri AS di Olimpiade Tokyo.
- Ellie Carpenter dari Australia adalah salah satu pemain sepak bola yang ikut membela timnas putri Australia di Olimpiade Tokyo.
- Georganne Moline asal Amerika Serikat yang absen di Olimpiade Rio 2016, kini Moline siap bertanding pada cabor lari 400 meter di Tokyo.
- Leticia Bufoni asal Brasil adalah atlet skateboard juara 1 World Skateboarding Championship 2015 di Chicago hadir di olimpiade tokyo 2020.

- Janja Garnbret dikenal akan reputasinya sebagai atlet panjat tebing merupakan salah satu atlet asal Slovenia yang bertanding di Tokyo.
- Stephanie Gilmore adalah peselancar asal Australia yang meramaikan Olimpiade Tokyo pernah meraih juara selancar dunia di Bali tahun 2019.
- Rikako Ikee atlet tuan rumah Jepang seorang perenang yang sukses meraih tiket Olimpiade Tokyo meski dirinya tengah berjuang melawan leukimia.
- Melanie Adams merupakan salah satu atlet lompat galah kebanggaan Australia cantik dan menawan.

Daftar 28 Atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Biografi Daftar 28 Atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2021Olimpiade Tokyo akan digelar 23 Juli hingga 10 Agustus 2021. Indonesia memberangkatkan sebanyak 28 atlet dan 17 ofisial dari 8 cabang olahraga (cabor). Delapan cabor ini sudah sepenuhnya siap bertanding secara sportif dan berpotensi meraih medali juara. Kedelapan cabor tersebut yaitu atletik, panahan, rowing, menembak, bulu tangkis, angkat besi, renang, dan selancar.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga di ajang olahraga Olimpiade Tahun 2021 yang akan dilaksanakan di Tokyo, Jepang. Acara pelepasan digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (8/7/2021). Empat orang perwakilan atlet yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo hadir secara langsung di pelepas ini. 

Mereka adalah Alviyanto Bagas Prastyadi (panahan), Arif Dwi Pangestu (panahan), Aflah Fadlan Prawira (renang), dan Windy Cantika Aisah (angkat besi). Selain itu, acara pelepasan juga diikuti oleh para atlet, ofisial, dan ketua umum induk cabang olahraga secara virtual dari sejumlah tempat. Berikut daftar 28 atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo :

Bulu Tangkis

1. Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra)
2. Jonatan Christie (tunggal putra)
3. Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri)
4. Greysia Polii (ganda putri)
5. Apriyani Rahayu (ganda putri)
6. Kevin Sanjaya Sukamuljo (ganda putra)
7. Marcus Ferlandi Gideon (ganda putra)
8. Mohammad Ahsan (ganda putra)
9. Hendra Setiawan (ganda putra)
10. Praveen Jordan (ganda campuran)
11. Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran)

Atletik

12. Lalu Muhammad Zohri (100 m putra)
13. Alvin Tehupeiory (100 m putri - wildcard)

Panahan

14. Diananda Chairunisa (recurve perorangan putri)
15. Riau Ega Salsabila (recurve perorangan dan beregu putra)
16. Arief Dwi Pangestu (recurve beregu)
17. Bagas Prasetyadi (recurve beregu) 

Menembak

18. Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba (10m air rifle)

Dayung

19. Mutiara Rahma Putri (lightweight women double)
20. Melani Putri (ligtweight women double)

Selancar

21. Rio Waida (man shortboard)

Angkat Besi

22. Eko Yuli Irawan (61 kg putra)
23. Deni (67 kg putra)
24. Rahmat Erwin Abdullah (73 kg putra)
25. Windy Cantika Aisah (49 kg putri)
26. Nurul Akmal (+87 kg putri)

Renang

27. Aflah Fadlan Prawira (wildcard)
28. Azzahra Permatahani (wildcard)

Atlet Peraih Medali Emas di Asian Games 2018

Biografi Atlet Peraih Medali Emas Asian Games 2018Edgar Marvelo meraih medali perak dari cabang olahraga wushu yang sekaligus sebagai medali pertama bagi Indonesia di Asian Games 2018. Setelah itu Indonesia pun mulai meraih satu demi satu medali emas dan semakin memantapkan posisinya bersaing dengan negara lain. Medali emas pertama bagi Indonesia diraih oleh Defia Rosmaniar dari cabang olahraga Taekwondo. Wanita berhijab ini menjadi yang terbaik di taekwondo poomsae putri dengan poin 8.690 mengalahkan wakil Iran Marjan meraih medali perak dengan skor 8.470. #Lihat selengkapnya : Defia Rosmaniar - Medali Emas Pertama Indonesia

Selanjutnya emas kedua diraih Lindswell Kwok dari cabang olahraga Wushu nomor Taijijian & Taijiquan Asian Games 2018. Ia mencatatkan nilai total 19,50 atau unggul dari atlet Hong Kong, Mok Uen Yin, yang mengumpulkan angka 19,42. Lindswell tampil sangat luwes dan mampu memukau juri dengan gerakannya yang nyaris sempurna. Dengan hasil ini Indonesia sempat naik ke urutan tiga besar klasemen perolehan medali. #Lihat selengkapnya : Biodata Lindswell Kwok - Medali Emas Kedua Indonesia

Tiara Andini Prastika sumbang Emas berikutnya direbut dari cabang balap sepeda downhill yang berlangsung di Subang. Pada Lomba yang berlangsung Senin, 20 Agustus 2018, Tiara Andini Prastika menyumbang medali emas di nomor downhill putri. Tiara 22 tahun, mencatatkan waktu tercepat dalam lomba itu, yakni 2 menit 33,056 detik. Ia mengungguli Vipavee Deekaballes (Thailand), yang terpaut 9,598 detik. Sedangkan Nining Porwaningsih (Indonesia) tertinggal 9,608 detik dari Tiara. Selain medali emas dari Tiara, Indonesia juga meraih perunggu lewat Nining Porwaningsih. #Lihat selengkapnya : Tiara Andini Prastika - Medali Emas Ketiga Indonesia

Khoiful Mukhib raih medali emas lainnya disumbangkan dari nomor downhill putra. Pada nomor downhill putra ini, Khiful jadi yang tercepat dengan waktu 2 menit 16,689 detik. Ia mengungguli Chiang Shengshan (Taiwan) dan Sukchanya Suebsakun (Thailand). Dengan tambahan medali ini, koleksi Indonesia menjadi empat emas, satu perak, dan satu perunggu. Sementara ini posisi Indonesia berada di urutan ke-4 dibawah Cina, Jepang dan Korea Selatan.

Eko Yuli Irawan atlet Angkat Besi menyumbang medali emas kelima bagi Indonesia di Asian Games 2018 dari cabor angkat besi putra 62 kilogram, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8) sore. Medali terbaik didapatkan setelah Eko sukses melakukan angkatan total 311 kg. Di snatch, lifter asal Lampung itu mengangkat 141 kg dan angkatan clean & jerk mencapai 170 kg. Di posisi kedua, ada Van Vinh Trinh asal Vietnam yang melakukan angkatan seberat total 299 gg dengan 133 kilogram (snatch) dan 166 kg di clean & jerk.

Tim Paralayang Indonesia menyumbang medali emas keenam Asian Games 2018 yang dipersembahkan dari cabang olahraga Paralayang. Di arena landing paralayang Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/8/2018), tim Paralayang Indonesia menyabet emas Asian Games 2018 dari nomor ketepatan mendarat beregu putra. Hening Paradigma, Thomas Widyananto, Rony Pratama, Jafro Megaranto berhasil mengungguli tim lawan-lawannya untuk meraih medali emas keenam buat Indonesia di Asian Games 2018.

Jafro Megawanto merebut emas ketujuh Indonesia di Asian Games 2018. Cabang olahraga (cabor) paralayang kembali menyumbang medali emas untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2018 melalui Jafro Megawanto dari nomor akurasi tunggal putra di Gunung Mas Puncak, Kamis (23/8). Medali emas yang diraih Jafro Megawanto merupakan emas ketujuh bagi Indonesia di Asian Games edisi ke-18 ini. Atau yang kedua dari paralayang setelah tim beregu putra.

Aries Susanti Rahayu dari cabang panjat tebing kecepatan putri menambah medali emas kedelapan Indonesia di Asian Games 2018 melalui setelah tercipta all Indonesian final. Di JSC Sport Climbing, Kamis (23/8/2018), atlet panjat tebing Indonesia memenangi nomor kecepatan putri. All Indonesian final tercipta, yang mempertemukan Aries 'Spiderwoman' Susanti dengan Puji Lestari. Aries pun menorehkan waktu tercepat di babak puncak. Ia mencatatkan waktu 07,61 detik, mengungguli Puji, yang membukukan waktu 07,98 detik.

Tim Dayung Sumbang Medali Emas Ke-9 bagi kontingen Indonesia pada Cabang olahraga dayung (rowing) pada Asian Games 2018 Jumat (24/8/2018). Tim putra Indonesia menyumbang medali emas dari nomor Men's Lightweight Eight (LM8-) setelah mengungguli tim Uzbekistan dan Hong Kong pada perlombaan di Jakabaring Rowing Lake, Jumat pagi. Tanzil Hadid, Muhad Yakin, Rio Rizki Darmawan, Jefri Ardianto, Ali Buton, Ferdiansyah, Ihram, Ardi Isadi, dan Ujang Hasbulloh menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 6 menit 8,88 detik. Ini merupakan medali emas pertama bagi kontingen Indonesia dari cabang dayung.

Christopher Rungkat dan Aldila Sutjiadi Atlet tenis ganda campuran Indonesia meraih medali emas di Asian Games 2018 yang berhasil mengalahkan tim Jepang Erina Hayashi/Kaito Uesugi di babak semifinal tenis nomor ganda campuran di JSC Tennis Court Center, Jumat (24/8). Di babak final tenis ganda campuran pada Sabtu (25/8), Indonesia menghadapi pasangan Thailand Luksika Kumkhum/Sonchat Ratiwatana. Christo/Aldila akhirnya berhasil meraih medali emas kesepuluh untuk Indonesia usai menang secara dramatis, final yang berlangsung di Jakabaring Sport City tersebut dimenangkan pasangan Indonesia dengan skor 2-1 (6-4), (5-7) dan (10-7).

Rifki Ardiansyah Arrosyiid Karateka putra Indonesia memenangkan medali emas pada babak final nomor Kumite 60 kilogram Asian Games 2018 di Plenary Hall, JCC Senayan, Jakarta, Minggu (26/8). Medali emas tersebut berhasil diraih Rifki setelah mengalahkan karateka asal Iran Amir Mahdi Zadeh dengan skor akhir 9-7. Kemenangan Rifki di babak final yang berhadapan dengan karateka Iran Amir Mahdi Zadeh, Rifki menunjukkan keahliannya sebagai karateka dan membawa pulang medali emas yang merupakan emas kesebelas dicapai atlet kontingan Indonesia dalam Asian Games 2018.

Aqsa Sutan Aswar menambah Emas ke-12 Indonesia di Asian Games 2018 datang dari cabang olahraga jetski. Medali tersebut dipersembahkan Aqsa Sutan Aswar di nomor endurance runabout open di Jetski Indonesia Academy Ancol, Minggu (26/8) siang ini. Aqsa meraih total 1.148 dalam tiga etape Moto1 hingga Moto3 yang dilakoni di nomor tersebut dan itu merupakan poin tertinggi di antara para peserta lainnya. Total sudah dua belas emas yang disumbangkan atlet Indonesia hingga Minggu (26/8) ini dengan keberhasilan Aqsa.

Puspa Arumsari Raih Emas ke-13 Indonesia di Asian Games 2018 pada cabang Pencak Silat nomor seni tunggal putri Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Senin (27/8/2018) pagi WIB. Emas tersebut diraih Puspa Arumsari setelah mengungguli Nurzuhairah Mohammad Yazid dari Singapura dan Cherry May Regalado asal Filipina yang secara berurutan meraih perak dan perunggu.

Duet pesilat Yola Primadona Jampil/Hendy cabang Pencak Silat menyumbang kembali medali emas ke-14 untuk Indonesia di kancah Asian Games 2018 di padepokan Pencak Silat, Jakarta, Senin (27/8/2018). Medali emas kali ini diraih oleh duet pesilat Yola Primadona Jampil/Hendy yang tampil di nomor ganda putra dan mengumpulkan poin 580. Kombinasi Yola/Hendy meraih poin 580. Keduanya melakukan berbagai variasi gerakan silat tangan kosong dan memakai senjata yang memukau para juri sehingga meraih poin tertinggi.

Indonesia kembali berhasil merebut emas ketiga Asian Games 2018 dari cabang pencak silat, lewat nomor artistik beregu. Tiga atlet yang meraih emas itu adalah Nunu Nugraha, Yuldan Asep Sani, Anggi Faisal Mubarok. Tim Indonesia meraih 465 poin dalam lomba itu. Vietnam meraih perak dengan torehan 450 poin. Sedangkan perunggu jadi milik Thailand dengan 448 poin. Emas ini menjadi yang ke-15 bagi Indonesia.

Pesta emas di cabang pencak silat masih terus berlangsung di Padepokan Pencak Silat TMII, Senin siang (27/8/2018). Pesilat putra di kelas 85-90 kg Aji Bangkit Pamungkas berhasil mempersembahkan emas ke-4 cabang olahraga bela diri ini yang sekaligus menjadi medali emas ke-16 Asian Games 2018 bagi Indonesia. Di babak final, Aji mengalahkan pesilat Malaysia Sheim Ferdous Sheik Alauddin dengan skor telak 5-0.

Medali Emas ke-17 ditambah Pesilat Komang Harik Adi Putra yang turun di kelas tanding 80 kg. Komang menghadapi pesilat Malaysia, Mohd Al-Jufferi Jamari. Pesilat Indonesia Komang Harik Adi Putra melaju final setelah mengalahkan pesilat Vietnam, Tuan Anh Pham di babak semifinal kelas E putra 65 kg-70 kg cabang olahraga Pencak Silat ajang Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (26/8).

Atlet pencak silat Iqbal Candra Pratama dan Sarah Tria Monita kompak meraih medali emas di Asian Games 2018. Iqbal Chandra Pratama, atlet pencak silat Indonesia yang tampil di Asian Games 2018 meraih emas ke-18 di cabang pencak silat 60-65 kg. Pemuda kelahiran Lhokseumawe, 12 Mei 1996, ini menumbangkan pesilat Uzbekistan, Salimov Abdumalik di babak semifinal dengan skor 5-0, dan di final menaklukan pesilat Vietnam, Nguyen Ngoc Toan, Senin (27/8/2018) di Padepokan Silat TMII. Sarah Tria Monita membekuk Nong Oy Vongphakdy (Laos) 5-0 pada final nomor 55-60 kg putri cabor pencak silat Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Senin (27/8/2018). Ini adalah emas ke-7 Indonesia dari cabor pencak silat Asian Games dan medali emas ke-19 Indonesia di Asian Games 2018.

Pesilat Abdul Malik raih emas ke-20 di Final Asian Games 2018 mengalahkan pesilat dari Malaysia Muhammad Faizul 5-0 di kelas B 50 - 55 kilogram pria yang diselenggarakan di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Senin (27/8/2018). Malik menang 5-0 dalam pertarungan tiga ronde.

Tim Panjat Tebing putri Indonesia meraih medali emas ke-21 indonesia di Asian Games 2018. Tim putri Indonesia 1 yang terdiri dari Aries Susanti Rahayu, Puji Lestari, dan Rajiah Sallsabillah sukses ke final setelah mengalahkan Iran di semifinal. Indonesia 1 meraih meraih 26,15 detik, sedangkan Iran hanya meraih 31,70 detik. Di final, Aries dkk bisa menyabet medali emas usai mengalahkan China dengan waktunya 25,46 detik.

Tim Indonesia 2 meraih medali emas dari nomor kecepatan estafet regu putra cabor panjat tebing Asian Games 2018. Pada pertandingan di Jakabaring Sport City, Senin (27/8/2018), Indonesia 2 mengalahkan Indonesia 1. Pada laga puncak, Indonesia 2 menjadi yang terbaik karena Indonesia 1 terkena diskualifikasi. Sementara Tiongkok 2 merebut medali perunggu. Ini adalah emas ketiga Indonesia dari cabor panjat tebing pada Asian Games kali ini.

Jonatan Christie meraih emas bulutangkis putra Asian Games 2018 usai mengalahkan Chou Tien Chen di final. Ini adalah emas ke-23 Merah Putih. Pada laga final yang dihelat di Istora Senayan, Selasa (28/8/2018) siang WIB, Jonatan memenangi duel ketat dengan Chou lewat rubber game, 21-18, 20-22, dan 21-15. Sementara itu Ganda putra bulutangkis Indonesia Marcus Gideon / Kevin Sukamuljo berhasil menyumbang emas ke-24 untuk Indonesia, setelah mengalahkan ganda putra Indonesia lainnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dalam tiga game, Selasa (28/8/2018).

Sugianto Pesilat Indonesia meraih medali emas ke-25 untuk tim Merah Putih di Asian Games 2018 dari nomor seni tunggal putra. Dalam laga final yang digelar di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Rabu (29/8), Sugianto meraih nilai tertinggi 471. Medali perak nomor tunggal putra menjadi milik pesilat Thailand Ilyas Sadara dengan 460 poin, dan perunggu diraih Almohaidib Abad dari Filipina dengan 455 poin. Emas yang diraih Sugianto ini merupakan yang kesembilan dari cabor pencak silat.

Wilantari Ayu Sidan dan Ni Made Dwiyanti atlet cabor Pencak silat nomor seni ganda putri menjadi penyumbang medali emas ke-26 untuk Indonesia di Asian Games 2018 dalam laga final di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Rabu (29/8). Duet Wilantari Ayu Sidan dan Ni Made Dwiyanti meraih poin tertinggi dalam laga final, dengan 574. Medali perak di nomor ini menjadi milik pasangan Thailand Saowanee Chanthamunee/Oraya Choosuwan dengan 564 poin, sedangkan medali perunggu diraih Malaysia Nor Hamizah Abu Hassan/Nur Syazreen 558 poin.

Indonesia kembali menyabet medali emas dari cabor pencak silat Asian Games 2018 setelah memenangi nomor beregu putri di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Rabu (29/8). Tim silat putri Indonesia yang diisi Pramudita Yuristya, Gina Tri Lestari, dan Lutfi Nurhasanah mengalahkan lawan-lawannya dengan meraih 466 poin. Medali perak menjadi milik Vietnam yang mengumpulkan 464, sedangkan perunggu diraih Tahiland dengan 448 poin.

Pipiet Kamelia menjadi wakil ke-28 dari Indonesia yang berhasil meraih medali emas pada Asian Games 2018 setelah menjadi pemenang dalam cabang olahraga pencak silat di kelas D putri 60kg sampai 65kg. Pipiet yang mengenakan sabuk merah menghadapi wakil Vietnam Nguyen Thi Cam Nhi pada laga final yang berlangsung di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, Rabu (29/8). Thi Cam Nhi yang kerap menggunakan teknik serangan kaki tidak mampu menjatuhkan Pipiet. Pada ronde pertama, Pipiet unggul mutlak 5-0.

Pesilat Hanifan Yudani Kusumah merebut medali emas ke-13 Indonesia dari cabang pencak silat Asian Games 2018 setelah mengalahkan Nguyen Thai Linh dari Vietnam 3-2 pada kelas C putra 55-60 kg di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, Rabu (29/8). Hanifan berhasil memasukkan serangan demi serangan yang membuatnya unggul tipis 3-2 dan berhak atas medali emas ke-13 dari pencak silat, sekaligus medali emas ke-29 untuk Indonesia.

Wewey Wita pesilat putri andalan Indonesia di kelas B (50-55 kg) mengakhiri pertarungan final dengan kemenangan 5-0 atas pesilat Vietnam, Thi Them Tran. Selama berlangsungnya pertarungan, Wewey tercatat tak pernah kalah poin dari Tran. Wewey, yang melakoni laga final dengan sabuk biru, menang telak 5-0 dengan rincian 10-17, 16-21, 17-19, 21-23, dan 17-26. Hasil tersebut memantapkan posisi Wewey sebagai pesilat putri andalan Indonesia. Pasalnya, ia tak pernah mendapatkan kekalahan poin dari semua juri yang menilai.

Medali emas ke-31 atau terakhir Indonesia di Asian Games 2018 diraih Timnas Sepak Takraw Indonesia dari cabang olahraga Sepak Takraw yang di babak final mengalahkan Timnas Sepak Takraw Jepang. Tim quadrant putra Indonesia berlaga di babak final sepak takraw Asian Games 2018 melawan Jepang, Sabtu (1/9/2018) mulai pukul 12.30 WIB.