• Biografi Tokoh Islam

    Kumpulan Biografi Para Tokoh Islam Ternama dan Sejarah Perkembangan Islam Dunia

  • Biografi Penemu Dunia

    Kumpulan Biografi Para Penemu Terkenal di Dunia dan Sejarah Pertama Penemuannya

  • Biografi Pahlawan Indonesia

    Kumpulan Biografi Para Pahlawan Nasional Indonesia dan Sejarah Perjuangan Indonesia

Showing posts with label Catur. Show all posts
Showing posts with label Catur. Show all posts

Profil Irene Sukandar Grandmaster Catur Indonesia

Biografi Profil Irene Sukandar Grandmaster Catur Indonesia vs Dadang Subur alias Dewa KipasIrene Kharisma Sukandar (lahir di Jakarta, 7 April 1992; umur 28 tahun) adalah seorang pecatur Indonesia pertama yang berhasil menyandang gelar Grand Master Internasional Wanita (GMIW) terhitung mulai Desember 2008. Irene Kharisma Sukandar adalah pecatur Indonesia dan dua kali juara putri Asia. Dia adalah pemain wanita pertama dari Indonesia yang meraih gelar Grandmaster Wanita dan Master Internasional. Penghargaan :

Tahun 2005: penghargaan Parama Krida Pratama dari Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.
Tahun 2006: penghargaan Atlet Harapan Indonesia Terbaik pada Indonesian Sports Award. Dan pada tahun yang sama juga mendapat penghargaan Atlet Wanita Berprestasi Internasional dari PERWOSI (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia).
Tahun 2007: penghargaan Atlet Harapan Terbaik dari Tabloid BOLA.
Tahun 2008: penghargaan dari Museum Rekor Indonesia sebagai Wanita Pertama Indonesia yang bergelar Grand Master Wanita.
Tahun 2009: penghargaan Atlet Putri Terbaik Indonesia di Anugerah Atlet Olahraga Indonesia.

Prestasi :

Juara 3 Kelompok Umur (KU) 10 Kejuaraan Catur ASEAN 2002 di Singapura
Juara 4 KU 10 tahun Kejuaraan Catur ASEAN di Malaysia 2003
Dua medali perak pada SEA Games Vietnam 2003
Peringkat ke-9 Kejuaraan Dunia Junior di Yunani 2003
Medali perak Olimpiade Catur papan tiga di Spanyol 2003
Peringkat ke-14 Kejuaraan Dunia Junior di bawah 14 tahun di Pulau Kreta, Yunani 2004
Medali perak Kejuaraan Catur Asia di bawah 14 tahun di Singapura 2004
Imbang 3-3 dalam dwitarung melawan GMW Corke 2005. Corke adalah juara 1 Kejuaraan Catur Asia di bawah 14 tahun di Singapura
Peringkat 4 Kejuaraan Dunia Junior di Georgia 2006
The Best Woman Player pada Malaysia Open 2008

Imbang 2-2 melawan IM Tania Sachdev dalam dwilomba JAPFA 2010
Juara 1 dalam Brunei Invitational IM Tournament 1 dan juara 2 dalam Brunei Invitational IM Tournament 2 pada tahun 2010
Medali Perunggu di 26th Sea Games 2011, Indonesia
The Best Woman Player di Queenstown Chess Classic, Selandia Baru pada Januari 2012
Juara 1 Asian Continental Chess Championship di Vietnam tahun 2012[1]
Juara 1 'the 5th Alexander the Great open Championship 2013' di Chalkidiki, Yunani (dilaksanakan pada tanggal 7-14 Mei 2013).
The Best Woman Player di Grand Europe Open Albena, Bulgaria bulan Juni 2013
Medali Emas 'International Chess Rapid pada 27th Sea Games 2013' di Nay Pyi Taw, Myanmar (dilaksanakan pada tanggal 5 - 22 Desember 2013.
Medali Emas 'International Chess Blitz pada 27th Sea Games 2013' di Nay Pyi Taw, Myanmar (dilaksanakan pada tanggal 5 - 22 Desember 2013.
Juara 1 Australian Women's Masters di Melbourne, Australia pada Januari 2014.
Juara 1 Asian Continental Chess Championship di Sharjah, Uni Emirat Arab, April 2014

Medina Warda Aulia Grand Master Atlet Catur

Biografi Medina Warda Aulia Grand Master Atlet Catur Emas SEA Games 2019Medina Warda Aulia, adalah Grand Master Wanita Termuda di Indonesia, ia meraih gelar ini saat berusia 16 tahun 2 bulan, mengalahkan rekor sebelumnya. Medina yang sekarang sudah menjadi mahasiswa Universitas Indonesia Fakultas Imu Administrasi ini, dulunya adalah pelajar di SMAN 1 Bekasi, SMP Negeri 1 Bekasi, dan SDN Teluk Pucung V Bekasi, telah menjuarai berbagai kejuaraan catur mulai dari tingkat nasional hingga internasional.

Sewaktu kecil, sang ayah Nur Muchlisin, mengajarkan medina cara bermain catur. Diajarkan selama tiga bulan dan diikutkan dalam kejuaran tingkat DKI medina meraih juara satu. Setelah tingkat DKI, Medina kembali mengikuti kejuaraan di tingkat nasional (kejurnas). Tidak tanggung-tanggung, dia keluar sebagai jawara pertama dalam kompetisi tersebut. Akhirnya, pada 2007, anak ketiga dari enam bersaudara ini terdaftar sebagai siswa Sekolah Catur Utut Adianto. Pada World Junior Chess Championship 2012 Girls Under 20 di Yunani, Medina sebagai unggulan ke-15 menempati posisi 4 pada babak terakhir dengan membukukan poin 9,5/13 dengan rating performance 2367. Poin yang dikumpulkan medina sebenarnya sama dengan tiga pesaing diatasnya (WGM Guo Qi (2358), WGM Ziaziulkina Nastassia (2342), dan IM Bodnaruk Anastasia (2414), namun medina kalah tie break. Pecatur ini tampil luar biasa karena berhasil menumbangkan juara bertahan WGM Cori T Deysi (2413), dan pada babak terakhir berhasil mengalahkan WIM Irine Bulmaga (2380). Dengan hasil ini, medina meraup tambahan rating +39,5.

Medina mendapatkan norma WGM keduanya pada Kejuaran Catur Internasional 2012 di Satka, Rusia. Dara manis ini berhasil mengoleksi 6,5/9 poin. Empat babak pertama diawali Medina dengan hasil remis, yaitu lawan Maxim Vaseptsov (Rusia 2209), Pavel Tsvetkov (Rusia 2141), GM Rustam Khusnutdinov (Kazakhstan 2503) dan rekannya sendiri MIW Chelsie Monica Sihite (2162). Empat babak berikutnya Medina mencetak kemenangan demi kemenangan atas Alfia Nasybullina (Rusia 2073), Albert Baigildin (Rusia 2170), MIW Dinara Sadvakassova (Kazakhstan 2216) dan juara dunia pelajar U13 2008 MFW Alexandra Makarenko (Rusia 2128). Di babak terakhir hasil draw diperoleh medina dari GM Ruslan Scherbakov. Medina meraih Norma GMW pertamanya pada akhir tahun 2011 ketika menjuarai Kejuaraan Catur Wanita ASEAN ke-2 di Singapura.

Tampil di papan satu(elo rating 2218) di Olimpiade Catur 2012, di Istanbul Turki, medina berhasil mengumpulkan poin 6,5/10 (5 kali menang dari WFM Lyons Kieran (1825), WGM Videnova Iva (2317), WIM Munoz Solis Carolina (1981), WIM Zepeda Cortes Lorena Marisela (2139), dan IM Dembo Yelena (2457). Tiga hasil remis didapatkan dari WGM Corke Anya (2254), WGM Kulovana Eva (2259), dan WIM Vovk Oksana Romanovna (2159). Kekalahan medina didapat ketika melawan WGM Ordaz Valdes Lisandra (2344), dan WIM Vovk Oksana Romanovna (2159). Pada ajang ini rating performance pecatur ini mencapai 2317 dan memperoleh tambahan rating +22. Pada Olimpiade 2012 ini Indonesia berhasil mencetak sejarah dengan menjadi Juara Grup C. Pecatur ini terdaftar pada situs resmi FIDE dengan nomor kode 7101570 dan pada bulan Oktober 2012 memiliki rating 2.311.