• Biografi Tokoh Islam

    Kumpulan Biografi Para Tokoh Islam Ternama dan Sejarah Perkembangan Islam Dunia

  • Biografi Penemu Dunia

    Kumpulan Biografi Para Penemu Terkenal di Dunia dan Sejarah Pertama Penemuannya

  • Biografi Pahlawan Indonesia

    Kumpulan Biografi Para Pahlawan Nasional Indonesia dan Sejarah Perjuangan Indonesia

Showing posts with label Panahan. Show all posts
Showing posts with label Panahan. Show all posts

Profil Atlet Panahan Riau Ega Agatha Salsabila

Biografi Atlet Panahan Riau Ega Agatha SalsabilaRiau Ega Agatha Salsabila (lahir di Blitar, 25 November 1991; umur 29 tahun) adalah atlet panahan rekurva Indonesia. Ia ikut serta dalam Kejuaraan Panahan Dunia 2011. Ia juga berkompetisi dalam pertandingan rekurva tunggal putra dan rekurva beregu pada Kejuaraan Panahan Dunia 2015 di Kopenhagen, Denmark, dan mewakili Indonesia pada Olimpiade Musim Panas 2016 di Rio de Janeiro. Dia pun berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 di Jepang.

Riau Ega Agatha Salsabila memiliki cerita di dunia olahraga panahan. Ia sempat tak menyukai panahan, dicoret pelatnas, hingga akhirnya berhasil lolos ke Olimpiade Tokyo 2020. Sebelum menjadi atlet panahan, pria kelahiran Blitar, 25 Oktober 1991, itu pernah tak menyukai olahraga panahan. Riau Ega awalnya tidak terlalu suka olahraga panahan. Ia bahkan menuliskan sepak bola, membaca, dan menonton film dalam hobinya. Namun, setelah berlatih beberapa lama ia mengakui bahwa olahraga panahan sangat menyenangkan. 

Adapun dalam perjalanan kariernya sebagai atlet panahan, ia sempat mengalami kendala untuk tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Perjalanan Riau Ega untuk mewakili Indonesia di Olimpiade 2020 terbilang tak mulus. Pasalnya, Riau Ega sempat dicoret dari pelatnas. Riau Ega sempat dicoret dari pelatnas karena masalah administrasi meski ia sudah mengantongi tiket ke Olimpiade nomor perorangan sejak tampil pada Asian Games 2018. Namun, pada akhirnya Pengurus Pusat Persatuan Panahan Indonesia (PP Perpani) memanggil kembali Riau Ega untuk berlatih berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan pada Maret lalu. 

Atlet panahan berusia 29 tahun itu pun akhirya bisa turun membela Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020. Riau Ega merupakan satu dari empat wakil Indonesia di cabor panahan Olimpiade Tokyo 2020. Olimpiade Tokyo 2020 menjadi Olimpiade kedua bagi Riau Ega. Sebelumnya, ia pernah membela Merah Putih pada Olimpiade Rio de Janeira 2016. Saat berlaga di Olimpiade Rio, Riau Ega tampil mengejutkan dengan mengalahkan juara dunia sekaligus pepanah nomor satu dunia Kim Woo-jin (Korea Selatan). Namun sayang, Riau masih belum bisa menyumbang medali untuk Merah Putih karena langkahnya terhenti setelah dikalahkan pepanah Mauoro Nespoli (Italia) saat masuk babak 16 besar. Adapun, di Olimpiade Tokyo 2020, Riau Ega turun pada tiga nomor, yakni beregu putra, beregu campuran, dan individual putra.

Diananda Choirunissa Atlet Olimpiade Tokyo 2021

Biografi Diananda Choirunissa - wikipedia - Atlet Panahan Olimpiade Tokyo 2020Diananda Choirunisa yang lahir di Surabaya 16 Maret 1997 adalah pemanah dari Indonesia menjadi salah satu atlet panahan yang ikut olimpiade tokyo 2020. Darah atlet mengalir dalam tubuh Pemanah wanita andalan Indonesia tersebut. Diandra Choirunisa merupakan anak dari seorang ayah atlet silat dan ibunya seorang atlet panahan yaitu Ratih Widyanti. Akibat sering melihat sang ibu beraksi dengan busur dan anak panah, Diandra juga mantap menekuni olahraga tersebut. Sejak dari SD di usia 7 tahun dia sudah menyukai panahan dan dilatih langsung dibawah bimbingan sang ibu. 

Keputusan menjadi panahan membuahkan berbagai prestasi. Di SEA Games 2013 dia meraih medali emas dan di SEA Games 2015 dia meraih medali perak. Pada SEA Games Kuala Lumpur 2017 misalnya, Diananda membawa pulang dua medali emas dan satu medali perak. Medali emas Diananda diperoleh dari nomor recurve perorangan dan campuran, sedangakan medali perak dari beregu putri. Itu merupakan prestasi terbaiknya selama ini. Diananda Choirunisa lolos ke ajang Olimpiade Tokyo 2020 setelah meraih medali perak pada Asian Games 2018. Atlet panahan yang menempati posisi ke-159 dunia menurut laman Worldarchery ini bakal berjuang di Olimpiade Tokyo 2020.

Berbagai prestasi lain juga ditorehkan perempuan kelahiran Surabaya ini. Pada turnamen International Event Circuits 2018 di Bangkok, ia berhasil meraih satu medali perak dan satu medali perunggu. Pada tahun yang sama, Diananda juga sukses memeroleh medali perunggu Kejuaraan Dunia di Shanghai, China. Pada SEA Games Manila 2019, Sayangnya Diananda Choirunisa tak mampu meraih medali untuk nomor perseorangan. Dia hanya meraih medali perak bersama Riau Ega dari nomor recurve campuran dan meraih medali perunggu nomor recurve beregu putri bersama Titik Kusumawardani dan Linda Lestari. 

Setelah SEA Games Manila 2019, Diananda Choirunisa sempat membatalkan pernikahan untuk mentas di Olimpide Tokyo 2020 yang berlangsung tahun ini. Bukan hanya menunda pernikahan, Diananda juga menolak tawaran kontrak sponsor usai SEA Games Manila 2019 karena ingin konsentrasi di Olimpiade. Diananda memiliki motto hidup yang selalu ia pegang. "Jika saya punya satu alasan untuk menyerah, saya selalu ingat, saya punya beribu-ribu alasan untuk tetap terus berjuang".