• Biografi Tokoh Islam

    Kumpulan Biografi Para Tokoh Islam Ternama dan Sejarah Perkembangan Islam Dunia

  • Biografi Penemu Dunia

    Kumpulan Biografi Para Penemu Terkenal di Dunia dan Sejarah Pertama Penemuannya

  • Biografi Pahlawan Indonesia

    Kumpulan Biografi Para Pahlawan Nasional Indonesia dan Sejarah Perjuangan Indonesia

Showing posts with label Rusia. Show all posts
Showing posts with label Rusia. Show all posts

Profil Roman Abramovich - Pemilik Klub Chelsea

Biografi Profil Roman Abramovich - Pemilik Klub ChelseaRoman Arkadievich Abramovich lahir 24 Oktober 1966 adalah seorang miliarder Rusia dan pemilik perusahaan investasi Millhouse Capital, dianggap sebagai salah seorang oligarki Rusia. 

Menurut majalah Forbes 2006, pada 13 Februari 2006 ia memiliki kekayaan bersih sebesar US$ 18.2 miliar dan menurut majalah Finance Rusia pada Januari 2007 kekayaannya mencapai US$ 21 miliar. Ia dianggap sebagai orang terkaya yang tinggal di Inggris Raya pada tahun 2003.

Penekanan pengucapan nama keluarganya sering pada suku kata kedua (Abrámovich) bila dilafalkan dalam Bahasa Inggris, sedangkan dalam bahasa asalnya Rusia ditekan pada suku kata ketiga (Abramóvich). Di Rusia, Abramovich adalah seorang gubernur untuk provinsi Chukotka, ia terpilih pada tahun 2000. Di luar Rusia, ia terkenal sebagai pemilik klub sepak bola Liga Primer Inggris Chelsea, dan peranannya yang penting pada sepak bola Eropa. Selain hal-hal tersebut, kegiatan Abramovich lainnya tidak diketahui oleh publik.

Biodata Kamila Valieva Talenta Skater asal Rusia

Biografi Kamila Valieva Talenta Skater asal RusiaKamila Valeryevna Valieva ( bahasa Rusia : амила алерьевна Валиева ; Tatar : амилә алерий кызы ева, Kamilä Valeriy qızı Vlieva ; lahir 26 April 2006) adalah skater Rusia . Dia adalah juara Eropa 2022 , juara Piala Rostelecom 2021 , juara Internasional Skate Canada 2021 , juara nasional Rusia 2022 , dan peraih medali perak Nasional Rusia 2021 . Dia juga juara Olimpiade 2022 dalam acara beregu , meskipun keterlibatannya dalam kemenangan telah memicu kontroversi setelah dikonfirmasi bahwa dia dites positif.trimetazidine , obat jantung yang dilarang dalam kompetisi olahraga yang meningkatkan daya tahan tubuh. Kasus anti-doping yang dibuka sebagai hasil dari tes narkoba positif akan memutuskan apakah Valieva akan diberikan untuk setiap penampilan medali di Olimpiade Beijing.

Valieva adalah pemegang rekor dunia saat ini untuk program pendek wanita , skating gratis , dan skor total. Dia telah membuat sembilan rekor dunia selama karirnya. Dia adalah skater wanita pertama yang memecahkan ambang batas 250-, 260- dan 270-poin dalam skor total (semua dalam satu musim), yang pertama memecahkan ambang batas 170- dan 180-poin di skate bebas, dan yang pertama untuk memecahkan ambang 90 poin dalam program singkat. Dia adalah wanita kedua yang mendaratkan lompat empat kali lipat setelah mitra pelatihan dan rekan setimnya Alexandra Trusova , wanita keempat yang mendaratkan lompatan empat kali lipat dalam bentuk apa pun, wanita ke-16 yang mendaratkan triple Axel, dan wanita ketiga yang mendaratkan triple Axel dan quadruple jump dalam program yang sama setelah Alysa Liu dan rekan latihan serta rekan setimnya Sofia Akateva .

Dijuluki "Miss Perfect", banyak juri menganggap Valieva sebagai skater wanita terhebat dalam sejarah. Pada tanggal 23 Agustus 2019, di tingkat junior Grand Prix di Prancis, Valieva melakukan putaran kaki empat kali dengan "GOE" positif, yang menjadikannya wanita kedua yang melakukan lompatan ini dalam sejarah figure skating (setelah Alexandra Trusova) di kompetisi di bawah naungan International Skating Union. Pada tanggal 18 Oktober 2020, sebuah video muncul di Internet di mana ia melakukan triple Axel dengan komplikasi dalam pelatihan dengan dua tangan ke atas. Pada 5 Desember 2020, ia dengan rapi menampilkan triple Axel dalam program pendek di panggung Piala Rusia di Moskow. Pada 12 Februari 2021, sebuah video muncul di Internet di mana Valieva melakukan empat kali lipat Salchow dalam pelatihan dengan dua tangan ke atas. Pada tahun 2022, Valieva menjadi wanita pertama yang mendaratkan lompatan empat kali lipat di Olimpiade, dengan mantan skater tokoh Jerman dan juara Olimpiade dua kali Katarina Witt menyebutnya "seorang anak ajaib, yang penampilannya sangat sulit dan anggun mempesona seluruh dunia hanya pada usia 15 tahun."

Viktoriia Kozyreva Pemain Bulutangkis Cantik Rusia

Biografi Profil Biodata Viktoriia Kozyreva Pemain Bulutangkis Cantik RusiaViktoriia Kozyreva kelahiran 28 September 2001 merupakan salah satu pebulutangkis cantik berasal dari Rusia pada sektor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran. Viktoriia diketahui saat ini memiliki ranking dunia 288 di nomor tunggal putri, peringkat peringkat 83 sektor ganda putri, dan peringkat 577 dunia sektor ganda campuran. 

Perempuan yang menyita perhatian dunia karena paras cantiknya ini kini kembali hadir pada gelaran BWF World Championship 2021.

Sebelumnya Viktoriia Kozyreva yang turun di tunggal putri sukses mencuri perhatian dunia ketika tampil di Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019. Viktoriia Kozyreva menjadi salah satu wakil tuan rumah yang punya paras menawan pada ajang yang digelar di Rusia sejak 7 Oktober 2019. Kozyreva kalah di babak pertama ketika berhadapan dengan tunggal putri Malaysia, Mohd Kahirul Myisha pada, Minggu (07/10/2019). 

Meskipun harus tersingkir di babak pertama Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019, pesona kecantikan Viktoriia Kozyreva tetap jadi perbincangan hangat. Meski prestasinya sebagai pebulutangkis belum menembus papan atas, tetapi nama Viktoriia Kozyreva sudah banyak diketahui para pecinta bulutangkis di seluruh dunia. Nama Viktoriia Kozyreva pun menambah deretan panjang dalam daftar para pemain bulutangkis cantik dunia.

Terakhir, Viktoriia Kozyreva yang berpasangan dengan Alexander Zinchenko di sektor ganda campuran gagal melaju ke semifinal Li Ning Czech Open 2021. Zinchenko/Kozyreva kalah 12-21 dan 11-21 atas HEE Yong Kai Terry/Han Wei Tan. Sementara Kozyreva/Mariia Sukhova yang turun di sektor ganda putri juga  juga terhenti di perempat final usai kalah 10-21, 12-21 atas Go Pei Kee/Yap Ling.

Akun Instagram Viktoriia Kozyreva selalu ramai diserbu oleh netizen yang terpesona dengan kecantikannya. Pada akun Instagram-nya, Kozyreva tak jarang membagikan foto-foto cantiknya yang selaras dengan gayanya seperti model. Ia juga beberapa kali mengunggah foto saat dirinya beraksi di lapangan sebagai pebulu tangkis. Perempuan yang telah menyita perhatian dunia karena paras cantiknya ini hadir kembali pada gelaran BWF World Championship 2021. 

Evgeniya Kosetskaya - Pemain Bulu Tangkis Rusia

Biografi Evgeniya Kosetskaya - Pemain Bulu Tangkis RusiaEvgeniya Andreevna Kosetskaya Евгения Андреевна Косецкая yang lahir 16 Desember 1994) adalah pemain bulu tangkis putri berkewarganegaraan Rusia. Ia merupakan peraih medali perak pada nomor ganda putri pada Pesta Olahraga Eropa 2015 yang diselenggarakan di Baku, Azerbaijan, dan medali perunggu pada Pesta Olahraga Eropa 2015 pada nomor tunggal putri. Dia meraih medali perunggu tunggal putri di Minsk 2019.

Di ganda putri dia berpasangan dengan Ekaterina Malkova atau Ekaterina Vladimirovna Bolotova атерина адимировна олотова yang lahir 12 Desember 1992) adalah pemain bulu tangkis Rusia. Dia adalah peraih medali perak ganda putri di Baku European Games 2015 bersama pasangannya Evgeniya Kosetskaya, dan kemudian memenangkan medali perunggu di Minsk 2019 bersama Alina Davletova.

Alina Davletova Alina Ilgizarovna Davletova аровна авлетова yang lahir 17 Juli 1998 adalah pemain bulu tangkis Rusia. Dia memenangkan gelar ganda campuran di Kejuaraan Junior Eropa pada 2017 dan di Kejuaraan Eropa pada 2021. Davletova yang lahir di Ufa, mulai bermain bulu tangkis pada usia sembilan tahun. Dia bergabung dengan tim nasional pada tahun 2013, dan melakukan debut pada tahun 2014. 

Dia dinobatkan sebagai juara ganda campuran di turnamen Internasional Bulgaria 2016 , gelar internasional senior pertama dalam karirnya. Davletova yang masih di kelompok usia junior, adalah peraih medali emas ganda campuran di Kejuaraan Junior Eropa 2017 yang bermitra dengan Rodion Alimov, menjadikan mereka sebagai pemain Rusia pertama yang memenangkan kategori itu.

Pada tahun yang sama, dia dan Alimov juga memenangkan medali perunggu di Universiade Musim Panas 2017 di Taipei. Di Minsk European Games 2019, ia meraih medali perunggu di nomor ganda putri yang bermitra dengan Ekaterina Bolotova. Davletova dan Alimov menjadi orang Rusia pertama yang memenangkan Kejuaraan Eropa di ganda campuran, melakukannya pada tahun 2021.

Ivan Sozonov - Vladimir Ivanov - Badminton Rusia

Biografi Ivan Sozonov - Vladimir Ivanov - Badminton RusiaIvan Sozonov yang lahir 6 Juli 1989 adalah pemain bulu tangkis putra Rusia. Dia telah mewakili Rusia pada 3 olimpiade berturut-turut, yaitu Olimpiade Musim Panas 2012 di London, Olimpiade Musim Panas 2016 di Rio de Janeiro, dan pada Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo. Kini dia bermain di ajang piala sudirman 2021 di sektor tunggal putra dan ganda putra bersama Vladimir Ivanov.

Pada pertadingan pertama Ivan Sozonov di nomor tunggal putra menghadapi Anthony Ginting. Selain bermain sebagai tunggal putra rusia, di bermain sebagai ganda putra bersama Vladimir Ivanov patut diwaspadai dan atlet Tim Bulutangkis Rusia atau NBFR (National Badminton Federation of Russia) ini tidak boleh dianggap remeh di Sudirman Cup 2021.

Nama Ivan Sozonov yang juga muncul di nomor ganda putra berpasangan dengan Vladimir Ivanov. Pasangan ini akan menghadapi Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya. Meski bulutangkis kalah populer di negaranya, pemain Rusia ini memiliki prestasi yang cukup bersinar. Di sektor ganda putra Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov saat ini menempati peringkat 14 dunia. 

Ivanov/Sozonov sudah mondar-mandir tampil di turnamen level teratas dengan prestasi tertinggi menjadi juara All England Open pada 2016. Pada Piala Sudirman 2019 Ivanov/Sozonov tercatat tak pernah menelan kekalahan. Satu-satunya kemenangan dicetak Ivanov/Sozonov atas pasangan pasangan Indonesia melawan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. 

Ivanov/Sozonov adalah pasangan ganda putra Rusia pertama yang pernah berhasil menjuarai turnamen Super Seriers yang kini setara dengan kategori BWF World Tour Super 500 ke atas. Tak tanggung-tanggung, gelar tersebut berasal dari turnamen paling tua dan memiliki prestise tinggi di dunia bulu tangkis, All England Open 2016. 

Pasangan yang menjadi pemain Russia pertama yang menjadi juara di ajang Super Series dan juga All England ini mengaku tidak ada pesta khusus atau sambutan meriah di negaranya atas prestasi yang mereka ukir. Olahraga bulutangkis di Rusia memang masih kalah pamor dengan olahraga lainnya.

Anastasiia Shapovalova | Pemain Badminton Russia

Biografi Anastasiia Shapovalova wikipedia Pemain Badminton RussiaAnastasiia Shapovalova yang lahir tanggal 8 Maret 2002 dan saat ini masih berusia 19 tahun adalah Pebulutangkis muda asal Rusia. Gadis Cantik ini bakal tampil di ajang piala sudirman 2021 untuk melawan pemain indonesia karena berada satu grup. Anastasiia Shapovalova sendiri sebenarnya merupakan pebulutangkis muda yang sangat menjanjikan. Bahkan mungkin jika terus bisa menjaga penampilannya hingga ke level senior, Anastasiia Shapovalova layak disebut sebagai ratu bulutangkis Rusia, yang bisa memadukan kualitas permainan dan kecantikannya di atas lapangan.

Seperti banyak pebulutangkis muda lainnya, Anastasiia Shapovalova turun di beberapa sektor. Mulai dari tunggal, ganda putri hingga ganda campuran. Di dunia bulutangkis internasional, Anastasiia Shapovalova mengawali karier pada tahun 2016. Kala itu, dirinya tampil dalam tiga sektor sekaligus di turnamen Estonian Junior pada bulan Desember 2016. Setahun berselang, semakin banyak turnamen bulutangkis yang diikuti Anastasiia Shapovalova. Diawali European Junior Championship pada April 2017 di Prancis. Setelahnya Anastasiia Shapovalova bisa mencatakan prestasi menembus semifinal (tunggal putri), final (ganda Putri) dan semifinal (ganda campuran) ketika bertanding di Russian Junior White Night 2017.

Sempat gagal di beberapa turnamen sejak babak-babak awal, Anastasiia Shapovalova akhirnya bisa meraih juara ketika mengikuti Lithuanian Junior 2017. Dua gelar juara sekaligus bisa didapat Anastasiia Shapovalova lewat sektor ganda putri dan ganda campuran. Pada tahun 2017, gelar juara Anastasiia Shapovalova pun dilengkapinya dnegan raihan di sektor ganda campuran Finnish Open 2017. Di tahun 2018, Anastasiia Shapovalova semakin konsisten lagi bisa masuk hingga perempatfinal dan semifinal turnamen yang diikutinya. Bahkan, raihan gelar juaranya pun bertambah banyak, menjadi empat gelar juara dalam tahun 2018. Pertama, di tunggal putri Russian Junior White Night, setelahnya di Bulgaria Junior International Championship dan juga di tunggal putri serta ganda putri Estonian Junior 2018.

Memasuki tahun 2019, capaian Anastasiia Shapovalova lebih hebat lagi. Setidaknya, delapan final berhasil ditembusnya sepanjang tahun. Empat di antaranya berujung gelar juara. Yakni di tunggal putri dan ganda campuran Russian Junior White Night, tunggal putri Finnish Junior dan tunggal putri Singapore Youth International. Tetapi sayangnya, Anastasiia Shapovalova harus rela menutup capaian baik di tahun 2019 dengan sebuah pengalaman buruk. Ketika itu dirinya harus terhenti di putaran pertama Italian International, akibat mengalami cedera saat pertandingan melawan wakil Denmark Line Christophersen. Cedera itu juga yang membuat Anastasiia Shapovalova harus menjalani pemulihan hingga awal Januari 2020. 

Anastasiia Shapovalova calon ratu bulutangkis Rusia menjadi perhatian saat tetap menjalani latihan saat mengalami cedera. Hal itu terjadi setelah dirinya mengunggah video saat menjalani latihan melalui media sosial Instagram. Proses pemulihan seperti yang ditunjukkannya lewat unggahan di video instagram akun pribadinya yang mendapatkan perhatian penggemar bulutangkis dunia. Anastasiia Shapovalova terlihat menjalani latihan di saat kakinya masih dibalut pelindung, setelah mengalami cedera di Italian International 2019 pertengahan Desember 2019. 

Para Pemain Tim Nasional Bola Voli Putri Rusia

Biografi Profil Para Pemain Timnas Bola Voli Putri RussiaTim nasional bola voli wanita Rusia diatur oleh Voli Federasi Rusia dan mengambil bagian dalam internasional voli kompetisi. Mereka bermain dari tahun 1949 hingga 1991 sebagai Uni Soviet dan sebagai CIS pada tahun 1992. Berikut adalah skuat timnas bola voli wanita Rusia di Piala Dunia Bola Voli Wanita FIVB 2019 dengan Kepala pelatih: Italy Sergio Busato

No. Name Date of birth Height Weight Spike Block 2019 club

1 Angelina Lazarenko 23 April 1998 1.93 m (6 ft 4 in) 80 kg (180 lb) 320 cm (130 in) 305 cm (120 in) France Volero Le Cannet
3 Ekaterina Efimova 3 July 1993 1.92 m (6 ft 4 in) 70 kg (150 lb) 305 cm (120 in) 295 cm (116 in) Russia Dynamo Moscow
4 Daria Chikrizova 9 June 1990 1.77 m (5 ft 10 in) 69 kg (152 lb) 185 cm (73 in) 180 cm (71 in) Russia Dinamo-Metar Chelyabinsk
5 Polina Matveeva 2 February 2002 1.94 m (6 ft 4+1⁄2 in) 74 kg (163 lb) 300 cm (118 in) 281 cm (111 in) Zarechie Oditsovo
6 Irina Zaryazhko 4 October 1991 1.96 m (6 ft 5 in) 78 kg (172 lb) 305 cm (120 in) 290 cm (110 in) Russia Dynamo Kazan
7 Tatiana Romanova 9 September 1994 1.78 m (5 ft 10 in) 64 kg (141 lb) 292 cm (115 in) 285 cm (112 in) Russia Uralochka-NTMK
8 Nataliya Goncharova 1 June 1989 1.94 m (6 ft 4 in) 75 kg (165 lb) 315 cm (124 in) 306 cm (120 in) Russia Dynamo Moscow
9 Alla Galkina 15 April 1992 1.78 m (5 ft 10 in) 65 kg (143 lb) 295 cm (116 in) 290 cm (110 in) Russia Lokomotiv Kaliningrad


11 Margarita Kurilo 21 June 1993 1.85 m (6 ft 1 in) 73 kg (161 lb) 304 cm (120 in) 290 cm (110 in) Russia Yenisey Krasnoyarsk
13 Yevgeniya Startseva (c) 12 February 1989 1.85 m (6 ft 1 in) 68 kg (150 lb) 294 cm (116 in) 290 cm (110 in) Russia Dynamo Kazan
14 Irina Fetisova  07 September 1994 190 cm (6 ft 3 in) 76 kg (168 pon) 307 cm (121 in) 286 cm (113 in) Russia Dynamo Moscow
16 Irina Voronkova 20 October 1995 1.90 m (6 ft 3 in) 84 kg (185 lb) 305 cm (120 in) 290 cm (110 in) Russia Lokomotiv Kaliningrad
18 Ksenia Parubets 31 October 1994 1.83 m (6 ft 0 in) 64 kg (141 lb) 300 cm (120 in) 286 cm (113 in) Russia Uralochka-NTMK
19 Mariia Khaletskaia 31 July 1994 1.95 m (6 ft 5 in) 80 kg (180 lb) 311 cm (122 in) 302 cm (119 in) Russia Dinamo Krasnodar
25 Yulia Brovkina 31 May 2001 1.96 m (6 ft 5 in) 70 kg (150 lb) 305 cm (120 in) 297 cm (117 in) Russia Lokomotiv Kaliningrad
26 Anna Lazareva 31 January 1997 1.90 m (6 ft 3 in) 67 kg (148 lb) 315 cm (124 in) 300 cm (120 in) Russia Dynamo Moscow


Profil Irina Fetisova - Pemain Bola Voli Cantik Rusia

Profil Irina Fetisova - Pemain Volleyball RussiaIrina Andreyevna Fetisova (Rusia: Ирина Андреевна Фетисова, lahir 7 September 1994) adalah pemain voli wanita Rusia. Dia bermain untuk tim voli nasional wanita Rusia dan Dinamo Moscow di level klub. Dia adalah putri mantan pemain bola basket profesional Andrei Fetisov yang bermain untuk klub di Valladolid ketika dia lahir. Di level klub, dia bermain untuk Leningradka dan Zarechie Odintsovo sebelum pindah ke Dinamo Moscow pada 2015.

Dia telah bermain untuk tim voli nasional wanita Rusia di junior dan tingkat senior dan merupakan bagian dari tim di 2014 Volley Masters, FIVB Voli Dunia Grand Prix (di 2014, 2015, 2016), Kejuaraan Bola Voli Eropa Wanita 2015, Kejuaraan Dunia FIVB Voli Wanita 2014 di Italia, [5] Piala Dunia Wanita FIVB 2015 di Jepang, dan Olimpiade Musim Panas 2016 di Rio de Janeiro. 

Penhargaan Individuals

2013 FIVB Women's Junior World Championship – "Best Midder Blocker"
2014 FIVB World Grand Prix – "Best Midder Blocker"

National team  #Lihat Pula : Biodata Para Pemain Bola Voli Putri Cantik Rusia 

Senior

2014 Montreux Volley Masters – Med 3.png Bronze medal
2014 FIVB World Grand Prix – Med 3.png Bronze medal
2015 FIVB World Grand Prix – Med 2.png Silver medal
2015 European Championship – Med 1.png Gold medal

Clubs

2013–14 CEV Challenge Cup – Med 1.png Gold medal (with Zarechie Odintsovo)
2015–16 Russian Championship – Med 1.png Gold medal (with Dinamo Moscow)
2016 Russian Cup – Med 2.png Silver medal (with Dinamo Moscow)
2016–17 Russian Championship – Med 1.png Gold medal (with Dinamo Moscow)

Oksana Chusovitina - Atlet Senam di 8 Olimpiade

Biografi Oksana Chusovitina - Atlet Senam 8 OlimpiadeOksana Aleksandrovna Chusovitina yang lahir 19 Juni 1975 adalah seorang pesenam Olimpiade yang berkompetisi untuk Uni Soviet, Uzbekistan, dan Jerman. Perjalanan panjang Oksana Chusovitina akhirnya berakhir. Mengikuti delapan Olimpiade, atlet asal Uzbekistan itu memutuskan pensiun di usia 46 tahun. Chusovitina meninggalkan dunia yang dicintainya usai gagal masuk final nomor kuda lompat putri cabang olahraga senam Olimpiade Tokyo 2020. Dia kalah bersaing dari Shallon Olsen dari Kanada. Chusovitina adalah bagian dari sekelompok kecil pesenam, bersama dengan Kuba Leyanet Gonzalez, Soviet Larisa Latynina, Belanda Suzanne Harmes, Rusia Aliya Mustafina, Pole Marta Pihan-Kulesza dan Islandia Irina Sazonova, untuk kembali ke kompetisi internasional setelah menjadi seorang ibu. Pada akhir 1997 Chusovitina menikah dengan pegulat Olimpiade Uzbekistan Bakhodir Kurbanov, yang pertama kali ia temui di Asian Games 1994 di Hiroshima. Putra pasangan itu, Alisher, lahir pada November 1999.

Karier Chusovitina sebagai pesenam elit telah berlangsung lebih dari seperempat abad. Dia memenangkan USSR Junior Nationals pada tahun 1988 dan mulai berkompetisi di tingkat internasional pada tahun 1989, bahkan sebelum banyak saingannya saat ini lahir. Dia adalah satu-satunya pesenam wanita yang pernah berkompetisi di delapan Olimpiade, dan merupakan satu dari hanya dua pesenam wanita yang berkompetisi di Olimpiade di bawah tiga tim nasional yang berbeda: Tim Terpadu pada tahun 1992; Uzbekistan pada tahun 1996, 2000, 2004, 2016 dan 2020; dan Jerman pada 2008 dan 2012. Chusovitina juga berkompetisi di 16 Kejuaraan Dunia, empat Asian Games dan tiga Goodwill Games. Chusovitina memegang rekor medali kejuaraan dunia individu terbanyak pada satu acara (sembilan, di lemari besi).

Uni Soviet - Chusovitina mulai senam pada tahun 1982. [2] Pada tahun 1988, pada usia 13, ia memenangkan gelar all-around di Kejuaraan Nasional Uni Soviet di divisi junior. Pada tahun 1990, Chusovitina adalah anggota penting dari tim Soviet, dan dikirim untuk bersaing dalam berbagai pertemuan internasional. Dia adalah peraih medali emas lemari besi di Goodwill Games 1990 dan hampir menyapu bersih World Sports Fair 1990 di Jepang , memenangkan all-around dan setiap acara kecuali bar yang tidak rata. Tahun berikutnya ia memenangkan latihan lantai di Kejuaraan Senam Artistik Dunia 1991 dan menempati posisi kedua di lemari besi. Pada tahun 1992 Chusovitina berkompetisi di Olimpiade dengan Tim Bersatu , berbagi medali emas tim dan ditempatkan ketujuh di lantai final. Dia juga memenangkan medali kubah Kejuaraan Dunia keduanya, sebuah perunggu.

Uzbekistan - Setelah Olimpiade 1992, ketika mantan pesenam Soviet kembali ke republik asal mereka, Chusovitina mulai bersaing untuk Uzbekistan dan melanjutkan pelatihan dengan pelatih kepala Uzbekistan Svetlana Kuznetsova, juga pelatih pribadinya. Kondisi di fasilitas pelatihan nasional di Tashkent jauh berbeda dari pusat pelatihan Danau Bundar Soviet, dan Chusovitina terpaksa berlatih dengan peralatan kuno, dan dalam beberapa kasus, peralatan yang tidak aman. Terlepas dari kemunduran ini, dia mampu secara konsisten menghasilkan rutinitas kelas dunia.

Chusovitina mewakili Uzbekistan dari 1993 hingga 2006 dan berkompetisi untuk mereka di Olimpiade 1996, 2000 dan 2004, Asian Games 1994, 1998 dan 2002 serta Goodwill Games 1994 dan 2001 . Selama era ini dia adalah pesenam terkuat di tim nasional Uzbekistan, mendapatkan lebih dari 70 medali di kompetisi internasional dan lolos ke Olimpiade tiga kali. Untuk kontribusinya pada senam, Chusovitina dianugerahi gelar "Atlet Terhormat Republik Uzbekistan" oleh Kementerian Kebudayaan dan Olahraga Uzbekistan. [5] Pada tahun 2001, ia dinobatkan sebagai perwakilan WAG pertama untuk Komisi Atlet Federasi Senam Internasional (FIG). Selain itu, Chusovitina lulus dari Universitas Olahraga di Tashkent.

Jerman - Pada tahun 2002, Alisher didiagnosis dengan leukemia limfositik akut (ALL). Mencari perawatan medis lanjutan untuk putra mereka, Chusovitina dan suaminya menerima tawaran bantuan dari Shanna dan Peter Brüggemann, pelatih kepala klub Toyota Cologne , dan pindah ke Jerman . [10] Dengan hadiah uang yang diperoleh dari kompetisi senam, bersama dengan bantuan Brüggemanns dan anggota komunitas senam internasional yang menggalang dana dan disumbangkan untuk tujuan tersebut, Chusovitina berhasil mendapatkan perawatan untuk Alisher di rumah sakit Universitas Cologne. Saat Alisher menjalani perawatan di Cologne, Chusovitina berlatih bersama tim Jerman.

Uzbekistan membebaskan Chusovitina untuk bersaing memperebutkan Jerman pada tahun 2003. Namun, karena aturan yang mengharuskan tinggal tiga tahun, ia tidak dapat segera memperoleh kewarganegaraan Jerman. Dari tahun 2003 hingga 2006 ia berlatih di Jerman tetapi terus berkompetisi untuk Uzbekistan, mewakili negara asalnya di Kejuaraan Dunia 2003 dan 2005 serta Olimpiade 2004. Pada tahun 2003, 12 tahun setelah debut kejuaraan dunianya, Chusovitina memenangkan medali emas di lemari besi pada kejuaraan dunia tahun itu di Anaheim. 

Pada tahun 2006, Chusovitina memperoleh kewarganegaraan Jerman. Kompetisi pertamanya untuk Jerman adalah Kejuaraan Dunia 2006, di mana ia memenangkan medali perunggu di lemari besi dan ditempatkan kesembilan di all-around. Pada Olimpiade 2008, tim Jerman menempati urutan ke-12 di babak kualifikasi kompetisi. Chusovitina lolos ke final all-around individu, di mana ia menempati posisi kesembilan secara keseluruhan. Dia juga memenuhi syarat di tempat keempat untuk final vault. Di final vault, ia memenangkan medali perak dengan skor 15,575. Terlepas dari klaim sebelumnya bahwa dia akan mencoba untuk bersaing di Olimpiade Musim Panas London 2012 , Chusovitina mengumumkan pada April 2009 bahwa dia hanya ingin berpartisipasi dalam Kejuaraan Senam Dunia 2009 pada bulan Oktober, dan bahwa dia tidak akan melanjutkan. Kejuaraan, katanya, "cukup."

Chusovitina berkompetisi di Olimpiade Musim Panas 2012 untuk Jerman. Pertandingan tersebut merupakan Olimpiade keenam yang luar biasa bagi Chusovitina, yang lolos ke final vault di mana ia menempati urutan kelima di belakang rekan setimnya di Jerman, Janine Berger . Setelah itu Oksana menyatakan akan pensiun sebagai pesenam dan berkonsentrasi pada pembinaan. Namun, alih-alih pensiun, Oksana kembali berlaga untuk Uzbekistan. Dia berkompetisi di Olimpiade 2016 dan 2020. Dia telah menyatakan tujuannya adalah untuk memenangkan medali Olimpiade di lemari besi untuk Uzbekistan, karena dia sudah memenangkan medali untuk Tim Bersatu dan Jerman, tetapi tidak untuk negara asalnya.

Tahun terakhir - Terlepas dari pernyataannya pada tahun 2012, Chusovitina akhirnya kembali pada tahun berikutnya dan mengumumkan rencana untuk terus bersaing melalui Olimpiade Musim Panas Rio 2016. [24] Dia melanjutkan untuk memenuhi syarat tempat individu untuk Uzbekistan di acara kualifikasi di Rio de Janeiro pada April 2016. [25] Dengan bersaing, dia membuat rekor sebagai pesenam tertua yang pernah bersaing di Olimpiade pada usia 41 dan 2 bulan dan satu-satunya pesenam yang pernah berkompetisi di tujuh Olimpiade berturut-turut, melampaui rekor enam yang dia buat pada 2012 dengan Yordan Yovchev dari Bulgaria. Setelah Olimpiade tersebut, Chusovitina mengumumkan bahwa dia akan melanjutkan karirnya dengan niat untuk bersaing di Olimpiade 2020 di Tokyo.

Chusovitina berkompetisi di Kejuaraan Senam Artistik Dunia 2019 untuk lolos ke Tokyo. Dia memiliki putaran kasar dalam kualifikasi, jatuh di lemari besi kedua dan balok keseimbangan, tetapi meskipun kesalahan ini, dia akhirnya mendapat peringkat yang cukup tinggi di klasemen all-around untuk mengamankan salah satu tempat all-around terakhir untuk Olimpiade dari acara itu. Dia terpilih sebagai pembawa bendera untuk Uzbekistan pada upacara pembukaan Olimpiade Musim Panas 2020 , tetapi kemudian digantikan hanya beberapa jam sebelum upacara. Hari terakhir kompetisinya pada 25 Juli 2021 di Tokyo membuatnya gagal lolos ke final di Vault.

Profil Islam Makhacev - Petarung UFC asal Rusia

Biografi Islam MakhacevIslam Makhachev (lahir 27 September 1991) adalah seniman bela diri campuran profesional Rusia dan pesaing Sambo. Dia saat ini bertarung di divisi Ringan untuk Ultimate Fighting Championship (UFC) dan merupakan Juara Dunia Combat Sambo. Makhachev berlatih dengan Khabib Nurmagomedov di AKA. 

Pada 10 Mei 2021, ia berada di peringkat #9 dalam peringkat kelas ringan UFC. Legenda UFC, Khabib Nurmagomedov yakin Islam Makhachev bakal jadi juara UFC di 2022 mendatang. Khabib menyebut Islam Makhachev sedang berada di usia emas sebagai petarung UFC. Selain itu, duel lawan Thiago Moises pekan ini juga bakal makin mendekatkan mimpi Makhachev ke pertarungan perebutan gelar.

Anak didik yang disebut-sebut sebagai titisan Khabib Nurmagomedov, Islam Makhacev lagi-lagi membuat kejutan. Di UFC Vegas 31 dia menang menghadapi Thiago Moises. Duel yang berlangsung pada Minggu, 18 Juli 2021 di UFC Apex, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat berlagsung seru. Ini merupakan duel kelas ringan. Petarung 29 tahun ini melancarkan serangan lewat kakinya di awal. Saling baku pukul terjadi, terlihat keduanya menunjukkan kebolehan pertarungan atas. Tapi hingga ronde pertama usai, pemenang belum bisa ditentukan. 

Di ronde kedua, Makhacev coba peruntungan dengan melakukan takedown. Tapi Moises masih terlalu cekatan untuk bisa dikendalikan, dia dengan mudahnya membalikkan posisi. Sekarang Makhacev yang tertekan, tapi itu tidak berlangsung lama. Dan bel tanda ronde kedua usai dibunyikan. Sampai di ronde ketiga, Makhachev makin ganas. Kunciannya hampir berbuah kemenangan jika saja bel tanda berakhir tak dibunyikan. Petarung asal Rusia ini resmi menjadi pemenang di ronde keempat, rear naked chokenya memastikan kemenangan submission atas Thiago Moises. Kini Makhachev resmi mencatatkan 8 kemenangan beruntun sekaligus mematahkan rekor Moises yang sebelumnya tak terkalahkan di tiga pertandingan. 

Eva Krymskaya - Petenis Cilik 7 Tahun yang Viral

Biografi Eva Krymskaya Biography Petenis Cilik 7 Tahun yang ViralEva Krymskayabaru berusia tujuh tahun, tetapi sudah memainkan tenis yang lebih baik daripada yang bisa dicita-citakan seumur hidup. Petenis Rusia itu memiliki lebih dari 10.000 pengikut di akun Instagram yang dikelola oleh orang tuanya, tempat ia memamerkan keterampilan tenisnya.Dengan menggunakan bola tenis, dia baru-baru ini berbagi pos yang mengeja "10k" dan raket tenis untuk berterima kasih kepada para pengikutnya karena telah membantunya mencapai pencapaian ini.Bahkan di usia yang sangat muda ini, semangat dan kemampuannya di lapangan terlihat jelas dan dia telah menunjukkan bahwa dia dapat memainkan berbagai pukulan berbeda, menggunakan forehand dan backhands.Masa depan terlihat cerah bagi bintang muda ini yang sudah bisa bertahan melawan oposisi yang lebih tua.

Namanya Eva Krymskaya, dia berusia 7 tahun dan sangat berbakat. Ini adalah langkah pertama, bukan yang pasti, tetapi jika mereka tahu bagaimana membuat semua kualitas mereka di jalur yang benar dan menambahkan kerja dan kecerdasan, yang tampaknya ya, sepertinya kita sedang menghadapi salah satu petenis masa depan. . Pemuda Rusia adalah bintang kecil di jejaring sosial. Di Instagram dia memiliki 10.000 pengikut. Akun itu disimpan oleh orang tuanya. Videonya mendapat banyak komentar di Twitter, karena teknik indah yang dia tunjukkan, mekanisme yang hampir sempurna, dan backhand dua tangan yang mengejutkan. Anda juga harus memperhatikan pergerakan kaki: mereka tidak berhenti diam, selalu aktif, masuk dan keluar lintasan.

Ini masih terlalu kecil dan bahkan tampaknya memiliki raket yang lebih dari cukup: terlihat sangat besar, bahkan tidak muncul di atas net, yang memperumit tembakan seperti servis. Dia berada pada usia di mana olahraga seharusnya menyenangkan, tetapi dia juga berbagi video pelatihan kebugaran. Dia tidak hanya sebatas mengoper bola melewati net. Dia melakukan gerak kaki dengan bola obat untuk memperkuat kakinya, sangat penting dalam olahraga di mana terkadang kita hanya fokus pada lengan.

Roy Jones Jr. Petinju Profesional Rusia-Amerika

Biografi Roy Jones Jr. Petinju Profesional  Rusia-Amerika
Roy Levesta Jones Jr. yang lahir 16 Januari 1969; umur 51 tahun adalah seorang mantan petinju profesional, komentator tinju, pelatih tinju, rapper, dan pemeran yang memegang kewarganegaraan ganda Amerika dan Rusia. 

Ia berkompetisi tinju dari 1989 sampai 2018, dan merupakan juara dunia enam kali dalam empat kelas, memegang gelar di kelas menengah, kelas menengah super, kelas bulu ringan dan kelas bulu.

Dia merupakan satu-satunya petinju dalam sejarah yang memulai karier profesionalnya di kelas menengah ringan dan memenangkan gelar kelas bulu.

Roy Jones Jr mengungkap perasaannya setelah resmi menjadi lawan dalam laga comeback mantan juara tinju kelas berat dunia, Mike Tyson. Setelah pensiun dari kancah tinju profesional dunia pada tahun 2005, Mike Tyson akhirnya akan kembali beraksi dengan melawan Roy Jones Jr.

Jones menjadi jawaban bagi para penggemar tinju di seluruh dunia sejak Tyson mengumumkan niatnya untuk naik ring lagi pada bulan Mei lalu. Sebelumnya memilih Jones, Tyson beberapa kali dikaitkan dengan nama-nama tenar seperti Evander Holyfield hingga pemegang sabuk juara kelar berat WBC, Tyson Fury.

Yevgeniya Startseva - Pemain Bola Voli Rusia

Biografi Yevgeniya Startseva - Pemain Bola Voli RusiaYevgeniya Aleksandrovna Startseva ( Bahasa Rusia : Евге́ния Алекса́ндровна Ста́рцева ; lahir 12 Februari 1989) adalah pemain bola voli dari Rusia . Dia adalah anggota tim nasional yang memenangkan medali emas di Kejuaraan Dunia 2010 . Dia mewakili Rusia di Olimpiade 2012. Startseva memenangkan medali emas FIVB Club World Championship 2014 bermain dengan klub Rusia Dinamo Kazan, yang mengalahkan tim Brasil Molico Osasco 3-0 dalam pertandingan kejuaraan.

Klub

Russia Avtodor-Metar (2004-2010)
Russia Dinamo Krasnodar (2010-2012)
Russia Dinamo Kazan (2012-Sekarang)

Penghargaan

Kejuaraan Dunia FIVB Club 2014 - Simple cup icon.svg Juara, dengan Dinamo Kazan
Piala Rusia 2016 - Simple cup icon.svg Juara, dengan Dinamo Kazan
Piala 2016–17 CEV - Simple cup icon.svg Juara, dengan Dinamo Kazan
Kejuaraan Rusia 2016–17 - Gorm silver cup.jpg Runner-Up, dengan Dinamo Kazan

Alina Davletova - Pemain Bulutangkis Cantik Rusia

Biografi Alina Davletova - Pemain Bulu Tangkis RusiaAlina Ilgizarovna Davletova (Rusia: Алина Ильгизаровна Давлетова; lahir 18 Juli 1998) adalah pemain bulu tangkis Rusia. Davletova yang lahir di Ufa, mulai bermain bulu tangkis pada usia sembilan tahun. Dia bergabung dengan tim nasional pada 2013, dan melakukan debut pada 2014. Dia dinobatkan sebagai juara ganda campuran di turnamen Eurasia Bulgaria International 2016, gelar internasional senior pertama dalam karirnya. Davletova yang masih dalam kelompok usia junior, adalah peraih medali emas ganda campuran di Kejuaraan Junior Eropa 2017 yang bermitra dengan Rodion Alimov, menjadikan mereka sebagai pemain Rusia pertama yang memenangkan kategori itu. Pada tahun yang sama, ia dan Alimov juga memenangkan medali perunggu di Universiade Musim Panas 2017 di Taipei.

Rodion Igorevich Alimov (Rusia: Родион Игоревич Алимов; lahir 21 April 1998) adalah pemain bulu tangkis Rusia. Lahir di Ufa, Alimov melakukan debut dalam karir internasionalnya pada tahun 2016, dan pada tahun yang sama, ia dipilih untuk bergabung dengan tim nasional. Ia memenangkan gelar internasional pertamanya di Eurasia Bulgaria International yang bermitra dengan Alina Davletova. Dia dan Davletova meraih medali emas ganda campuran di Kejuaraan Junior Eropa 2017, menjadikan mereka sebagai pemain Rusia pertama yang memenangkan kategori itu. Pada tahun yang sama, keduanya juga memenangkan medali perunggu di Summer Summer 2017 di Taipei.

Ekaterina Vladimirovna Bolotova (Rusia: Екатерина Владимировна Болотова; lahir 12 Desember 1992) adalah pemain bulu tangkis Rusia. Dia adalah peraih medali perak ganda putri di Olimpiade Eropa 2015 di Baku, Azerbaijan. Banyak orang mengabaikan Rusia tetapi kenyataannya, mereka memilikinya alat untuk memutar roda dalam skuad, salah satunya adalah Alina Davletova. Pemain berusia 20 tahun ini saat ini berada dalam 40 besar di Doubles Wanita dan Doubles Campuran, serta kesepuluh dalam peringkat Tur Dunia untuk Doubles Wanita dengan rekannya, Ekaterina Bolotova. Bintang muda itu telah menunjukkan bahwa dia adalah orang yang sulit untuk dipecahkan di kedua kategori dan itu akan menjadi pertandingan yang sulit untuk lawan-lawannya di babak penyisihan grup, saat dia terlihat menang poin untuk timnya.

Tatiana Kosheleva Pemain Volleyball asal Rusia

Biografi Tatiana Kosheleva Pemain Bola Voli RusiaTatiana Sergeyevna Kosheleva (Rusia: Татья́на Серге́евна Ко́шелева, lahir 23 Desember 1988) adalah pemain bola voli wanita Rusia. Dia adalah anggota tim voli nasional wanita Rusia yang memenangkan medali emas di Kejuaraan Dunia 2010, Kejuaraan Eropa 2013 dan Kejuaraan Eropa 2015. 

Sebagai anggota tim voli nasional wanita Rusia, ia berpartisipasi dalam banyak kompetisi termasuk Montreux Volley Masters 2010, FIVB Volleyball World Grand Prix (pada 2007, 2009, 2011, 2013, 2014, 2015, 2016), Kejuaraan Eropa (pada 2007, 2009, 2013, 2015), Kejuaraan Dunia (pada 2010, 2014), Piala Dunia Voli Wanita FIVB 2015 di Jepang, dan Olimpiade London 2012 dan Rio 2016. Dia memenangkan penghargaan Spiker Terbaik Kejuaraan Dunia 2010. Selain medali emas yang dimenangkan di Kejuaraan Eropa 2013, ia dianugerahi Pemain Paling Berharga di ajang tersebut.

Dua tahun kemudian di Kejuaraan Eropa 2015, ia mendapat satu yang lebih baik dengan memenangkan kejuaraan, penghargaan Pemain Paling Berharga, dan penghargaan Best Outside Spiker. Di level klub, ia bermain untuk Dinamo Moscow, Zarechie Odintsovo, Dinamo Kazan dan Dinamo Krasnodar sebelum bergabung dengan Eczacıbaşı VitrA pada 2016. Kosheleva memimpin Dinamo Krasnodar dengan 37 poin di pertandingan final untuk memenangkan medali emas Piala CEV 2014–15 dan penghargaan Pemain Paling Berharga. Dia mencetak 245 poin memimpin semua pencetak gol di enam Piala Eropa 2014/15. Timnya mendapat kartu liar dari FIVB untuk bermain di FIVB Club World Championship 2015, klub mencapai final turnamen dan akhirnya kehilangan klub Turki Eczacibasi VitrA. Dia dianugerahi Best Outside Spiker.  #Lihat Pula : Biodata Para Pemain Bola Voli Putri Cantik Rusia 

Penghargaan Individu

Grand Prix Dunia FIVB 2009 "Spiker Terbaik"
Master Voli Montreux 2010 "Spiker Terbaik"
Kejuaraan Dunia 2010 "Spiker Terbaik"
Kejuaraan Eropa 2013 "Pemain Paling Berharga"
Piala Rusia 2013-14 "Pemain Paling Berharga"
Piala CEV 2014–15 "Pemain Paling Berharga"
Kejuaraan Dunia FIVB Club 2015 "Best Outside Spiker"
Piala Dunia Wanita 2015 FIVB "Best Outside Spiker"
Kejuaraan Eropa 2015 "Spikers Luar Terbaik"
Kejuaraan Eropa 2015 "Pemain Paling Berharga"
Kejuaraan Dunia FIVB Club 2016 "Best Outside Spiker"

Penghargaan tim nasional

Muda - 2005 FIVB Volleyball Girls 'U18 World Championship - Med 2.png Medali perak

Senior

Kejuaraan Eropa 2007 - Med 3.png Medali perunggu
Piala Boris Yeltsin 2008 - Med 1.png Medali emas
Piala Boris Yeltsin 2009 - Med 1.png Medali emas
Grand Prix Dunia FIVB 2009 - Med 2.png Medali perak
Piala Boris Yeltsin 2010 - Med 1.png Medali emas
Kejuaraan Dunia FIVB 2010 - Med 1.png Medali emas
Kejuaraan Eropa 2013 - Med 1.png Medali emas
Grand Prix Dunia FIVB 2014 - Med 3.png Medali perunggu
Grand Prix Dunia FIVB 2015 - Med 2.png Medali perak
Kejuaraan Eropa 2015 - Med 1.png Medali emas

Klub

Piala Rusia 2007 - Med 1.png Medali emas, dengan Zarechie Odintsovo
2007–08 CEV Champions League - Med 2.png Medali perak, dengan Zarechie Odintsovo
2007–08 Kejuaraan Rusia - Med 1.png Medali emas, dengan Zarechie Odintsovo
2008–09 Kejuaraan Rusia - Med 2.png Medali perak, dengan Zarechie Odintsovo
Piala Rusia 2009 - Med 2.png Medali perak, dengan Zarechie Odintsovo
2009–10 Kejuaraan Rusia - Med 1.png Medali emas, dengan Zarechie Odintsovo
Piala Rusia 2010 - Med 1.png Medali emas, dengan Dinamo Kazan
2010–11 Kejuaraan Rusia - Med 1.png Medali emas, dengan Dinamo Kazan
2012–13 Rusia Championship - Med 2.png Medali perak, dengan Dinamo Moscow
Piala Rusia 2013 - Med 1.png Medali emas, dengan Dinamo Moscow
2013–14 Kejuaraan Rusia - Med 2.png Medali perak, dengan Dinamo Moscow
Piala Rusia 2014 - Med 1.png Medali emas, dengan Dinamo Krasnodar
Piala 2014–15 CEV - Med 1.png Medali emas, dengan Dinamo Krasnodar
Piala Rusia 2015 - Med 1.png Medali emas, dengan Dinamo Krasnodar
2015 FIVB Club World Championship - Med 2.png Medali perak, dengan Dinamo Krasnodar
2015–16 CEV Cup - Med 1.png Medali emas, dengan Dinamo Krasnodar
Kejuaraan Dunia Klub FIVB 2016 - Med 1.png Medali emas, dengan Eczacıbaşı VitrA

Tatiana Kadochkina - Pemain Bola Voli Rusia

Biografi Tatiana Kadochkina - Pemain Bola Voli RusiaTatiana Alekseevna Kadochkina (lahir 21 Maret 2003) adalah pemain bola voli Rusia, yang bermain sebagai pemukul lawan untuk klub Rusia Dinamo Kazan. Kadochkina mulai bermain bola voli di Nizhny Novgorod di mana ia pindah dari Orenburg bersama keluarganya pada tahun 2009. Ayahnya Alexey Kadochkin adalah mantan pemain bola voli dan telah menjadi direktur olahraga tim bola voli wanita "Sparta" dari Nizhny Novgorod sejak 2017.

Pada musim 2016/17, Kadochkina pindah ke Kazan untuk menghadiri Sekolah Yekaterina Gamova yang didirikan di sana pada Juli 2016. Dia mulai bermain untuk tim Gamamo Dinamo-UOR-School, yang merupakan bagian dari klub Dinamo Kazan, di Premier. Liga B dari Kejuaraan Rusia. Pada tahun 2018, pada usia 15 tahun, ia dipindahkan ke tim utama klub Dinamo Kazan dan hampir sejak awal musim 2018/2019, ia dengan kuat mengambil tempat di jajaran awal tim di Liga Super Rusia. Pada bulan Desember 2018, ia memenangkan medali pertamanya di tingkat senior, menjadi peraih medali perunggu Piala Rusia.
tim nasional

Pada usia 14, Kadochkina diundang untuk bergabung dengan pasukan Rusia untuk Kejuaraan Voli Eropa U18 2017 Girls 'di mana tim Rusia dinobatkan sebagai juara Eropa. Beberapa bulan kemudian, ia memenangkan medali perak di Kejuaraan Voli Eropa U16 Girls 'perdana dan menerima penghargaan "pemain paling berharga" untuk turnamen. Pada Agustus 2017, Kadochkina yang berusia 14 tahun kembali memanggil tim U18, kali ini untuk Kejuaraan Dunia U18 Foli Voli Girls '18, dan memenangkan medali perunggu. 

Dia juga anggota tim Rusia yang memenangkan medali emas di EEVZA (Asosiasi Zonal Bola Voli Eropa Timur) pada bulan Desember dan terpilih sebagai "pemain paling berharga" dalam turnamen. Pada tahun 2018, Kadochkina bergabung dengan tim U19 dan memenangkan medali perak di Kejuaraan Voli Eropa U19 Wanita 2018. #Lihat Pula : Biodata Para Pemain Bola Voli Putri Cantik Rusia 

Nataliya Goncharova - Pemain Volleyball Rusia

Biografi Nataliya Goncharova - Pemain Bola Voli RusiaNataliya Olegovna Goncharova ( Rusia : Ната́лия Оле́говна Гончаро́ва, lahir 1 Juni 1989), dari 2012 hingga 2016 Obmochaeva, adalah pemain bola voli wanita Rusia. Dia bermain untuk tim voli nasional wanita Ukraina hingga 2010 ketika dia menjadi bagian dari tim voli nasional wanita Rusia. Pada 2012, ia menikah dengan pemain voli Rusia Aleksey Obmochaev . Namun, mereka bercerai pada Januari 2016.

Dengan tim Ukraina, ia memainkan Kejuaraan Voli Eropa Remaja Putri 2005, Kejuaraan Voli Eropa Junior Wanita 2006, Kejuaraan Dunia Junior 2007, kualifikasi untuk Kejuaraan Voli Eropa Wanita pada 2007 dan 2009, dan kualifikasi untuk Olimpiade Musim Panas 2008. 

Bersama Rusia, ia adalah bagian dari tim yang memainkan Summer Universiade 2013 di Kazan, Grand Prix Dunia Voli FIVB (pada 2011, 2013, 2014, 2015, 2016), Kejuaraan Eropa (pada 2011, 2013, 2015), Kejuaraan Dunia Voli Wanita FIVB pada 2010, 2014, 2018, Piala Dunia Voli Wanita FIVB 2015 di Jepang, dan Olimpiade London 2012 dan Rio 2016.

Di level klub, ia bermain untuk Universitas (di Ivano-Frankivsk ) dan Regina (di Rivne) sebelum pindah ke Dynamo Moscow pada 2007. Goncharova telah terpilih sebagai pemain terbaik Liga Super Rusia tiga kali (pada 2014–15, 2015–16, dan 2016–17). WVC Dinamo Moscow ( bahasa Rusia : ЖВК Динамо Москва ) adalah klub bola voli wanita Rusia yang berpusat di Moskow yang saat ini bermain di Liga Super. Ini didirikan pada tahun 1926 dan dibubarkan pada tahun 1992, tetapi didirikan kembali pada tahun 2004. 

Ini adalah tim yang paling sukses dalam sejarah bola voli wanita Soviet dengan empat belas gelar Kejuaraan dan tim paling sukses dalam sejarah Liga Champions Wanita CEV dengan sebelas gelar. Klub ini belum meniru keberhasilan era Soviet di Eropa, tetapi telah mencapai final Piala CEV (pada 2005–06) dan Liga Champions CEV dua kali (pada 2006-07 dan 2008–09).

Klub ini dibuat pada tahun 1926, ketika Dinamo Moscow memutuskan untuk mendirikan bagian bola voli wanita dari klub olahraganya. Partisipasi pertamanya di Kejuaraan Uni Soviet adalah 1940, berakhir di tempat ketujuh. Kejuaraan itu tidak diadakan dari tahun 1941 hingga 1944 karena perang , tetapi begitu kembali pada tahun 1945 klub mulai mencapai kesuksesan di bawah pelatih Nikolay Nikolaevich Benderov, memenangkan gelar pada tahun 1947, 1951, 1953, 1954 dan 1955. Selama periode itu klub juga memenangkan Piala Uni Soviet tahun 1950, 1951 dan 1953. #Lihat Pula : Biodata Para Pemain Bola Voli Putri Cantik Rusia 


Yana Shcherban Pemain Cantik Bola Voli Wanita Rusia

Biografi Yana Shcherban Pemain Volleyball Wanita RusiaYana Valerievna Shcherban ( Rusia : Яна Валерьевна Щербань , lahir 6 September 1989) adalah pemain bola voli wanita Rusia, yang bermain sebagai pemukul luar. Dia adalah anggota tim voli nasional wanita Rusia dan berpartisipasi di Summer Universiade 2011 di China, Montreux Volley Masters 2014, Grand Prix Dunia Voli FIVB (pada 2009, 2014, 2015, 2016), FIVB 2014 Kejuaraan Dunia Voli Wanita di Italia, Kejuaraan Voli Wanita Eropa 2015 di Belgia dan Belanda, Piala Dunia Voli Wanita FIVB 2015 di Jepang, dan Olimpiade Musim Panas 2016 di Brasil. Di level klub ia bermain untuk AES Balakovo, Universitet Vizit, Proton Balakovo dan Dinamo Krasnodar sebelum pindah ke Dinamo Moscow pada 2014 hinggga sekarang 2019.

WVC Dinamo Moscow ( bahasa Rusia : ЖВК Динамо Москва ) adalah klub bola voli wanita Rusia yang berpusat di Moskow yang saat ini bermain di Liga Super. Ini didirikan pada tahun 1926 dan dibubarkan pada tahun 1992, tetapi didirikan kembali pada tahun 2004. Ini adalah tim yang paling sukses dalam sejarah bola voli wanita Soviet dengan empat belas gelar Kejuaraan dan tim paling sukses dalam sejarah Liga Champions Wanita CEV dengan sebelas gelar. Klub ini belum meniru keberhasilan era Soviet di Eropa, tetapi telah mencapai final Piala CEV (pada 2005–06) dan Liga Champions CEV dua kali (pada 2006-07 dan 2008–09 ).

Klub ini dibuat pada tahun 1926, ketika Dinamo Moscow memutuskan untuk mendirikan bagian bola voli wanita dari klub olahraganya. Partisipasi pertamanya di Kejuaraan Uni Soviet adalah 1940, berakhir di tempat ketujuh. Kejuaraan itu tidak diadakan dari tahun 1941 hingga 1944 karena perang, tetapi begitu kembali pada tahun 1945 klub mulai mencapai kesuksesan di bawah pelatih Nikolay Nikolaevich Benderov, memenangkan gelar pada tahun 1947, 1951, 1953, 1954 dan 1955. Selama periode itu klub juga memenangkan Piala Uni Soviet tahun 1950, 1951 dan 1953. #Lihat Pula : Biodata Para Pemain Bola Voli Putri Cantik Rusia