• Biografi Tokoh Islam

    Kumpulan Biografi Para Tokoh Islam Ternama dan Sejarah Perkembangan Islam Dunia

  • Biografi Penemu Dunia

    Kumpulan Biografi Para Penemu Terkenal di Dunia dan Sejarah Pertama Penemuannya

  • Biografi Pahlawan Indonesia

    Kumpulan Biografi Para Pahlawan Nasional Indonesia dan Sejarah Perjuangan Indonesia

Showing posts with label Pembalap. Show all posts
Showing posts with label Pembalap. Show all posts

Mario Aji Pembalap Moto3 di Sirkuit Mandalika

Biografi Mario Aji Pembalap Moto3 di Sirkuit MandalikaMario Suryo Aji yang lahir di Madiun 16 Maret 2004 (usia 18 tahun) adalah seorang pembalap motor Grand Prix Indonesia yang bersaing untuk tim Honda Asia di Kejuaraan Dunia Moto3 2022. Pebalap Indonesia, Mario Suryo Aji, membuat kejutan ketika tampil dalam rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Mario Aji membuat kejutan dengan menempati front row alias baris terdepan untuk balapan kelas Moto3 yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (20/3/2022) pagi WITA. Pebalap berusia 18 tahun yang berkompetisi di bawah naungan Honda Asia Team itu memastikan dirinya start dari baris terdepan setelah tampil gemilang dalam sesi kualifikasi. Pada sesi kualifikasi 1 (Q1), dia berhasil menempati peringkat kedua dengan catatan waktu lap 1 menit 42,604 detik.

Hasil itu membuat Mario Aji lolos ke kualifikasi 2 (Q2). Ketika menjalani rangkaian Q2, Mario Aji kembali tampil gemilang. Dia mencatatkan waktu lap 1 menit 41,567 detik. Catatan waktu itulah yang kemudian mengantarkan Mario Aji ke baris depan pada balapan Moto3 Mandalika 2022. Mario Aji akan memulai balapan dari peringkat ketiga, satu baris dengan Carlos Tatay (Spanyol/CFMOTO Racing PrustelGP) dan Diogo Moreira (Brasil/MT Helmets-MSI). Pencapaian Mario Aji terbilang mengejutkan. Sebab, sebelum tampil gemilang pada sesi kualifikasi, dia sempat kesulitan menjalani dua sesi latihan bebas pada Jumat (18/3/2022).

Pada dua sesi latihan bebas tersebut, Mario Aji meraih peringkat ke-26 dan ke-23. Setelah itu, dia meroket dengan menempati peringkat kelima pada FP3 hingga merebut posisi start ketiga saat kualifikasi, Sabtu (19/3/2022). Mario Aji sekaligus mengukir sejarah dengan menjadi pebalap Indonesia pertama yang start dari baris terdepan dalam balapan kelas Moto3. Kejutan yang diukir Mario Aji disambut sukacita keluarga. Ketika Mario Aji keluar dari ruang Honda Asia Team, keluarganya langsung menyambut dengan pelukan dan ucapan selamat.

Sang ibu, Risworini, yang tampak bangga, memeluk Mario Aji dengan hangat. Hal itu diikuti oleh ketiga saudara Mario Aji yang turut datang ke Sirkuit Mandalika untuk memberikan dukungan secara langsung. Setelah memeluk dan mengucapkan selamat kepada Mario, Risworini mengutarakan kegembiraannya. Dia mengaku senang atas pencapaian yang diraih Mario. "Alhamdulillah, ikut senang. Ada perasaan deg-degan sedikit. Setiap lihat Mario balapan, pasti deg-degan," kata Risworini kepada Kompas.com, Sabtu (19/3/2022). "Ini kejutan. Ini kan musim debut Mario (di Moto3). Begitu ikut dua kali, yang pertama di seri Qatar, dan ini seri Mandalika," ujar Risworini.

Sang ibu, Risworini, yang tampak bangga, memeluk Mario Aji dengan hangat. Hal itu diikuti oleh ketiga saudara Mario Aji yang turut datang ke Sirkuit Mandalika untuk memberikan dukungan secara langsung. Setelah memeluk dan mengucapkan selamat kepada Mario, Risworini mengutarakan kegembiraannya. Dia mengaku senang atas pencapaian yang diraih Mario. "Alhamdulillah, ikut senang. Ada perasaan deg-degan sedikit. Setiap lihat Mario balapan, pasti deg-degan," kata Risworini kepada Kompas.com, Sabtu (19/3/2022). "Ini kejutan. Ini kan musim debut Mario (di Moto3). Begitu ikut dua kali, yang pertama di seri Qatar, dan ini seri Mandalika," ujar Risworini.

Dennis Foggia - Juara Moto3 2022 Mandalika

Biografi Dennis Foggia - Juara Moto3 2022 MandalikaPebalap Leopard Racing, Dennis Foggia, berhasil memenangi balapan Moto3 Indonesia 2022 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Minggu (20/3/2022) siang WIB. Memulai balapan dari posisi keenam, Dennis Foggia berhasil menjadi pemenang Moto3 Mandalika 2022. Pebalap berjuluk The Rocket itu sukses mengungguli Izan Guevara (GASGAS Aspar Team) dan Carlos Tatay (CFMoto) yang secara berurutan duduk finish di tempat kedua serta ketiga.

Dennis Foggia yang sudah berada di kelas Moto3 sejak 2017 ini pun berhasil mengukir sejarah di Indonesia. Pebalap berusia 21 tahun itu mencetak sejarah sebagai rider Moto3 pertama yang menjadi pemenang di Sirkuit Mandalika. Bukan hanya itu saja, Dennis Foggia juga menjadi pebalap Italia kelas ringan kedua yang berhasil podium juara di Indonesia setelah 25 tahun. Dennis Foggia mengulangi pencapaian yang pernah diukir oleh legenda MotoGP Valentino Rossi, pada 1997. Ya, pada 1997, Valentino Rossi muda berhasil keluar sebagai pemenang balapan kelas 125cc (kini Moto3) pada Grand Prix Indonesia. Kala itu, Rossi sukses memenangi balapan GP kelas 125cc di Sirkuit Sentul.

Setelah 25 tahun berlalu, pebalap Italia kelas ringan yang berhasil meraih podium juara di Indoensia adalah Dennis Foggia, yang membalap di kelas Moto3. Ia berhasil menjadi pemenang Moto3 Mandalika 2022. Biodata Dennis Foggia Nama lengkap: Dennis Foggia Tempat, tanggal lahir: Roma, 7 Januari 2001 Tinggi badan: 164 cm Berat badan: 57 kg Tim saat ini: Leopard Racing Nomor motor: 7 Karier balapan: Moto3 (2017-saat ini) Start 75, Menang 6, Podium 15, Pole 0 Prestasi di Moto3 2021 - Runner up Moto3

Somkiat Chantra Juara Moto2 2022 Mandalika

Biografi Somkiat Chantra Pembalap Thailand Juara Moto2 MandalikaSomkiat Chantra Pembalap Thailand yang membela Idemitsu Honda Team Asia berhasil memenangkan balapan Moto2 Mandalika, Minggu (20/3). Chantra menjadi pembalap pertama yang melewati garis finis, disusul Celestino Vietti dan Aron Canet di podium kedua dan ketiga. Somkiat Chantra memimpin balapan di awal Moto2 Mandalika. Ia sukses menciptakan selisih hingga lebih dari 0,5 detik atas Sam lowes di lap ketiga. Di belakang Lowes, terdapat Jake Dixon dan Aron Canet.

Selisih Chantra dengan Lowes bahkan sempat berada di atas satu detik ketika balapan menyisakan 12 lap lagi. Di lap yang sama, Jake Dixon melakukan kesalahan dan tergelincir keluar lintasan. Canet dan Celestino Vietti kemudian mampu menyalip Lowes dan jadi pemburu Chantra di depan ketika balapan Moto2 Mandalika menyisakan 10 lap. Peluang Chantra memenangkan balapan Moto2 Mandalika makin terlihat besar lantaran selisih antara dirinya dengan Vietti sudah di atas dua detik ketika balapan menyisakan delapan lap.

Duel Vietti dan Canet mewarnai akhir balapan sedangkan Lowes terbilang minim persaingan karena ia sudah tertinggal dua detik dari Vietti dan Canet dan unggul lima detik dari Augusto Fernandez yang ada di posisi kelima. Keunggulan Chantra bahkan ada di atas tiga detik saat memasuki lap terakhir. Chantra bisa nyaman melalui lap terakhir dengan selisih besar tersebut. Sementara itu pembalap Pertamina Mandalika, Bo Bendsneyder mengakhiri balapan di posisi ke-15 edangkan Gabriel Rodrigo di posisi ke-22. Jumlah lap balapan Moto2 dikurangi dari 25 lap menjadi 16 lap. Hal itu lantaran kondisi aspal Sirkuit Mandalika yang terlalu panas.

Valentino Rossi Pembalap MotoGP asal Italia

Biografi Valentino RossiValentino Rossi (lahir 16 Februari 1979) adalah seorang mantan pembalap pada kejuaraan Grand Prix motor dunia dengan gelar juara dunia pada empat kelas yang berbeda yang diraihnya dalam waktu tujuh tahun berkarier. Ia merupakan salah satu pembalap sepeda motor tersukses, dengan tujuh gelar juara dunia pada kelas puncak (500cc/MotoGP) dan dua gelar pada kelas 250cc dan 125cc.

Menurut majalah olahraga terbitan Amerika, Sports Ilustrated, Rossi adalah salah satu olahragawan bergaji terbesar di dunia, ia diperkirakan digaji $34 juta pada tahun 2007. Putra dari mantan pembalap GP 250 cc, Graziano Rossi, dan Stefania Palma ini memegang banyak rekor dan prestasi yang diraihnya melampaui banyak seniornya. Total pembalap eksentrik ini membukukan 9 gelar juara dunia, sekali pada kelas 125cc pada tahun 1997, sekali pada kelas 250cc (1999), dan tujuh kali juara dunia pada kelas puncak 500cc/MotoGP (2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, dan 2009).

Setelah ayahnya, Graziano Rossi, Rossi memulai balapan pada Grand Prix pada tahun 1996 untuk Aprilia pada kelas 125 cc dan memenangkan kejuaraan dunia pertamanya tahun berikutnya. Dari sana, ia pindah ke kelas 250cc di tim Aprilia dan memenangkan Kejuaraan Dunia 250cc pada tahun 1999. Ia memenangkan Kejuaraan Dunia 500cc bersama Honda pada tahun 2001, Kejuaraan Dunia MotoGP (juga bersama Honda) pada tahun 2002 dan 2003, dan melanjutkan kemenangan beruntunnya dengan memenangkan kejuaraan dunia 2004 dan 2005, setelah meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Yamaha, sebelum merebut kembali gelar pada 2008 dan mempertahankannya pada tahun 2009 dan 2010, ia kemudian pindah ke tim Ducati pada tahun 2011 setelah terjadi ketegangan dengan rekan setimnya. Namun, saat di Ducati ia sedikit mengalami kemunduran dalam hal performa dalam lintasan yang memaksanya kembali ke Yamaha pada tahun 2013 sampai sekarang.

Rossi adalah yang pertama dalam klasemen terbanyak memenangkan perlombaan dalam sejarah 500 cc / MotoGP, dengan 86 kemenangan, dan kedua di sepanjang masa menang klasemen keseluruhan dengan 112 menang balapan (di belakang Giacomo Agostini dengan 122). Rossi, bersama Jimmie Johnson (NASCAR), Michael Schumacher (F1) dan Sebastien Loeb (WRC), juga banyak disebut orang sebagai salah satu legenda olahraga otomotif di awal Abad 21.

Dominique Aegerter Juara WorldSSP 2021 Mandalika

Biografi Dominique Aegerter - Juara WorldSSP 2021 MandalikaDominique Aegerter (lahir 30 September 1990) adalah juara World Supersport atau WorldSSP 2021 Mandalika. Dia pembalap Grand Prix Sepeda Motor Swiss yang saat ini berkompetisi di Kejuaraan Dunia MotoE dan Kejuaraan Dunia Supersport. Lahir di Rohrbach, Swiss, Aegerter memulai karirnya di motocross. Ia kemudian berlaga di kelas ADAC Pro Junior Cup 125cc pada tahun 2003 dan 2004. 

Pada tahun 2005 ia pindah ke kelas setara IDM, dimana ia berkompetisi hingga akhir tahun 2006. Juga pada tahun 2006, Aegerter dipanggil oleh Multimedia Racing untuk berlaga di Kejuaraan Dunia 125cc. Aegerter membuat debut kejuaraan dunianya di GP Portugal menggantikan sesama pebalap Swiss Vincent Braillard. Dia tetap bersama tim selama sisa musim.

Aegerter melanjutkan dengan Multimedia Racing untuk musim balap motor Grand Prix 2007 dan masih memiliki rekan setim Italia Raffaele De Rosa dan Simone Grotzkyj. Dia memiliki awal yang sangat lambat hanya berhasil mencetak kembali ke posisi 15 di Grand Prix sepeda motor Catalan 2007 dan di TT Belanda 2007, dan kemudian di Grand Prix sepeda motor Jepang 2007 yang basah di tempat ke-11. Pencetakan poin kejuaraan ini hanya berhasil dia selesaikan di tempat ke-23 dengan 7 poin.

Untuk musim balap motor Grand Prix 2008 , ia ditawari bersama pembalap Prancis Mike Di Meglio oleh Ajo Motorsport untuk mengendarainya. Mereka berdua menerimanya, sementara Di Meglio memiliki pabrik penuh Derbi RSA 125, ia hanya menggunakan Derbi RS 125 standar membuatnya menjadi satu-satunya pengendara Derbi yang menggunakan sepeda Derbi standar. 

Namun, hasil meningkat, saat ia finis di urutan ke-16 secara keseluruhan, memuncak dengan tiga tempat ke-8 – di depan di Meglio di Spanyol, dan di San Marino dan Malaysia. Untuk 2009 , Aegerter tetap bersama tim bersama Sandro Cortese . Kedua pembalap menggunakan pabrik Derbi RSA 125, memberikan harapan Aegeter untuk tahun yang lebih kuat dari tahun 2008. Tempat keenam di basah di Le Mans adalah puncak dari paruh pertama musim.

Kejuaraan Dunia Moto2 - Pada Grand Prix Jerman 2014 , Aegerter meraih pole position dan kemenangan pertamanya di Grand Prix dalam ke-129 dalam menangkis kemajuan Mika Kallio di tahap penutupan. Kejuaraan Dunia Supersport Dia berkompetisi di Kejuaraan Dunia Supersport 2021 bersama tim Ten Kate Racing Yamaha.

Pembalap Ten Kate Racing Yamaha, Dominique Aegerter, sukses merengkuh gelar juara dunia pada Race 2 World Supersport (WSSP) Argentina, Minggu (17/10/2021). Berbekal keunggulan 52 poin, Aegerter hanya perlu finis di depan Steven Odendaal. Rider asal Swiss itu tampil tenang sembari menjaga ritme balapnya dan memilih bermain aman. Aegerter akhirnya meraih finis ketiga, sekaligus dinobatkan sebagai juara dunia Supersport 2021. Kesuksesan ini makin terasa istimewa lantaran sang pembalap berstatus rookie dalam kejuaraan musim ini. World Supersport masih menyisakan satu putaran, yakni di Sirkuit Jalan RayaInternasional Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Pebalap asal Swiss, Dominique Aegerter, menjadi perhatian manakala Sirkuit Mandalika diguyur hujan deras, Sabtu (20/11). Penunggang Yamaha YZF R6 itu tertangkap kamera sedang mandi hujan saat menunggu di paddock. Saat itu, situasinya balapan World Superbike 2021 sedang ditunda karena hujan deras yang membuat jarak pandang nol. Ketika pebalap lain memilih berteduh di paddock masing-masing, Dominique malah memanfaatkan waktu menunggu itu untuk mandi. Ia terlihat menikmati guyuran hujan deras sambil menggosok-gosok bagian tubuhnya menggunakan spons. Pada akhirnya, balapan yang dijadwalkan mulai pukul 14:00 WIB itu diundur. Rencananya, WSBK akan digelar pada Minggu (21/11).

Taiyo Furusato Juara Asia Talent Cup 2021 Mandalika

Biografi Taiyo Furusato Juara Asia Talent Cup 2021 MandalikaTaiyo Furusato kelahiran 12 Juli 2005 (usia 16 tahun) adalah Pebalap Jepang mengunci gelar juara Idemitsu Asia Talent Cup setelah memenangi balapan kedua seri ketiga musim ini di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, NTB, Sabtu, (20/11/2021). Furusato, yang mendominasi musim ini dengan menyapu bersih kemenangan di lima race sebelumnya, tiba di Race 2 babak ketiga di Sirkuit Mandalika dengan keunggulan 46 poin atas pebalap Malaysia Danial Sharil. Balapan sempat ditunda beberapa menit karena kondisi cuaca sehingga dipangkas empat putaran menjadi 12 lap saja. 

Furusato, yang bakal membalap di Moto3 tahun depan sebagai tandem pebalap Indonesia Mario Suryo Aji di Honda Team Asia, terlibat duel ketat dengan Sharil di lap terakhir memperebutkan posisi terdepan. Sang pebalap Malaysia sempat mencuri posisi namun melebar sehingga Furusato dengan mudah merestorasi posisinya sebagai pimpinan lomba menuju tiga tikungan terakhir hingga finis pertama di depan Sharil. 

Gun Mie melengkapi podium di peringkat tiga, mengulangi formasi tiga pebalap yang naik podium balapan sebelumnya pada Jumat. Dengan kemenangan itu, Furusato mengunci titel juara Asia Talent Cup musim ini, mengoleksi total 150 poin di saat Sharil terpaut 52 poin dengan dua balapan tersisa. Dua balapan penutup musim juga akan digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika pada Sabtu sore ini dan Minggu siang.

Profil 6 Pembalap Indonesia di IATC 2021 Mandalika

Biografi Profil 6 Pembalap Indonesia di  IATC 2021 Mandalika
Asia Talent Cup adalah kompetisi balap motor yang diperuntukan untuk pembalap muda di kawasan Asia dan Oseania. Beberapa waktu lalu Asia Talent Cup (ATC) telah mengumumkan entry list rider 2021. Sebanyak 20 pebalap dari 7 negara di Asia dan Oceania diumumkan menjadi pesertanya. 

Indonesia menjadi salah satu negara yang pembalapnya menjadi peserta ATC 2021. Sebanyak 4 pebalap dari Indonesia ikut di balap pembinaan Road To MotoGP ini. Menariknya ke 4 pebalap belia dari Indonesia ini adalah para pebalap bertalenta binaan Astra Honda Racing Team (AHRT). 

Sirkuit Mandalika akan menjadi tuan rumah dari dua putaran terakhir Asia Talent Cup (ATC) 2021. Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2021 menjadi kejuaraan balap pertama yang digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB mulai 19-21 November 2021. Balapan tersebut diikuti oleh 22 pembalap dan Indonesia diwakili oleh enam pembalap karena ada tambahan dua rider wildcard.

Herlian Dandi (#11) kelahiran 6 November 2006 atau usia 14 tahun adalah racer termuda dari Indonesia di IATC 2021. Pengalaman balap rider asal Tangerang ini ikut AHRS 2018, turun Thailand Talent Cup 2019.  Herlian berhasil finis ke-12 di putaran pertama Asia Talent Cup Qatar 2021.

Fadhillah Arbi Aditama ( #3) kelahiran Purworejo Jateng 14 Juli 2005 usia 16 tahun adalah rider dengan pengalaman balap mengikuti AHRS (Astra Honda Racing School) dari 2017 dengan  CBR150R, AHRS 2018 dengan CBR250RR dan AHRS 2019 dengan NSF100. Fadillah Aditama atau yang akrab disapa Arbi melanjutkan penampilan impresifnya sejak tes pramusim. Sebuah kesalahan rookie dilakukannya pada Lap 2, membuat sang pembalap tersingkir lebih awal di Asia Talent Cup Qatar 2021.

Herjun Atna Firdaus ( #10) pebalap kelahiran Pati Jawa Tengah pada 20 Juni 2004 berusia 17 tahun pernah turun balap MotorPrix 2017-2018-2019, AHRS dan Thailand Talent Cup 2019 urutan 9. Herjun sebelumnya absen pada empat seri yang berlangsung Qatar. Herjun terpaksa melewatkan seri pembuka Asia Talent Cup Qatar 2021 lantaran tak mendapatkan izin dari dokter MotoGP. Dia masih dalam pemulihan pasca-operasi cedera tulang pangkal jari kelingking di tangan kanan. Kini dia telah pulih dari cedera, dan bersiap untuk meraup sebanyak mungkin untuk membayar kegagalan start yang dialaminya

Azryan Dheyo Wahyumaniadi ( #19) pebalap dari Batam. Rider 15 tahun ini  memualai balap di motocross 2015. Ikut AHRS pada 2018. Di 2019 turun Thailand Talent Cup. Dheyo finish menempati urutan ke-17 di Asia Talent Cup Qatar 2021 dan mengaku kecewa karena tidak mampu mengeluarkan potensi terbaik, serta mengalami berbagai kesulitan di lintasan Losail Qatar.

Selain mereka berempat, dua pembalap muda Indonesia lainnya akan ikut ambil bagian pada putaran ATC Indonesia dengan menggunakan fasilitas wildcard, yaitu Veda Ega Pratama yang berusia 12 tahun dan Reykat Yusuf Fadillah berusia 13 tahun. Reykat bertekad untuk tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan kepadanya.

Berlomba di Sirkuit Mandalika bakal menjadi pengalaman berharga baginya. Setelah mendapat kesempatan belajar di Astra Honda Racing School (AHRS) dengan motor Honda NSF100 dan Honda NSF250R, sekarang Astra Honda Motor memberi kesempatan dengan mengajukan wildcard di Mandalika. Demikian 6 pembalap muda Indonesia yang ikut ajang IATC 2021 di Sirkuit Mandalika. 

Profil Dean Berta Vinales | Pembalap Motor Spanyol

Biografi Profil Dean Berta Vinales | Pembalap Motor SpanyolDean Berta Viñales (20 April 2006 – 25 September 2021) adalah seorang pembalap motor profesional Spanyol. Dia berkompetisi di Kejuaraan Dunia Supersport 300 untuk Vinales Racing Team dengan Yamaha YZF-R3. Berta Vinales adalah sepupu dari Maverick Vinales seorang juara dunia Moto3.

Berta Vinales memulai debutnya di Kejuaraan Dunia Supersport 300 pada tahun 2021, di mana ia memulai dalam 11 balapan, mencapai hasil terbaiknya di tempat kelima dalam balapan yang diadakan di Circuit de Nevers Magny-Cours. Berta Vinales tewas akibat cedera yang diderita dalam kecelakaan selama balapan pertama putaran Jerez. Di tikungan nomor 1 sirkuit, terjadi kecelakaan multi-penunggang, dan setelah jatuh ke tanah ia dilindas oleh pengendara lain.

Pebalap Vinales Racing Team, Dean Berta Vinales, meninggal dunia seusai mengalami kecelakaan pada balapan FIM Supersport 300 World Championship. Dean Berta Vinales yang baru berusia 15 tahun terlibat kecelakaan beruntun di Tikungan 1 pada balapan pertama (Race 1) di Sirkuit Jerez, Spanyol, Sabtu (25/9/2021). Insiden itu melibatkan empat pebalap lainnya, yakni Alejandro Carrion, Daniel Mogeda, Harry Khouri, dan Yeray Ruiz.

Balapan langsung dihentikan dan kendaraan medis segera tiba di lokasi kejadian untuk memeriksa kondisi Dean Berta Vinales. Dean Berta Vinales yang mengalami luka di bagian kepala dan dada sempat dibawa ke Medical Centre yang ada di Sirkuit Jerez dengan menggunakan ambulans. Namun, World Superbike (WorldSBK) kemudian mengeluarkan pengumuman bahwa sang pebalap telah meninggal dunia.

Hugo Milan Pembalap Meninggal di Sirkuit Aragon

Biografi Profil Hugo Milan Pembalap Tewas di Sirkuit AragonHugo Milan, pebalap berusia 14 tahun asal kota Huelva ini, punya nama lengkap Hugo Millan Gracia. Milan adalah pebalap muda berbakat kelahiran 13 November 2016. Pebalap muda ini tercatat sebagai warga negara Spanyol yang sudah turun balap profesional sejak FIM CEV European Talent Cup 2019. Di musim balap 2021, Milan dipercaya menggunakan motor Honda di tim Cuna De Campeones bersama Adrian Cruces, Casey O'Gorman, dan Xabi Zuruta. Pada musim 2021 ini pula, FIM CEV Repsol European Talent Cup baru berjalan lima seri dari delapan seri yang dijadwalkan.

Sepanjang musim ini, Milan tampil cukup baik dan beberapa kali naik podium, yaitu pada Race 2 Circuito do Estoril, Race 1 dan Race 2 di Circuit Ricardo Torno. Bahkan hingga balapan terakhir di Sirkuit Aragon, nama Hugo Milan masih tercatat di posisi ketiga klasemen sementara FIM CEV Repsol European Talent Cup 2021. Tim Cuna De Campeones yang merupakan tim balap Milan musim ini, tercatat berhasil menghuni tiga besar klasemen sementara. Perlu diketahui, kelas balap yang dimainkan oleh Milan adalah kelas junior yang menggunakan motor balap berkapasitas mesin 250cc 4 tak dengan silinder tunggal. Di level FIM CEV European Talent Cup ini, pebalap dibatasi usianya minimal 12 tahun dan maksimal 17 tahun di satu musim balap, terhitung sejak 1 Januari di musim tersebut.

Hugo Milan, pebalap berusia 14 tahun baru saja menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (25/7/21) kemarin. Kejadian nahas yang merenggut nyawa pebalap muda ini terjadi di Sirkuit Aragon pada seri lanjutan FIM CEV Repsol Hawkers European Talent Cup (HETC) 2021. Saat balapan masih menyisakan 13 lap, insiden kecelakaan Hugo Milan terjadi di tikungan ke-lima. Milan yang tidak dapat mengontol traksi ban motornya, harus crash hingga terpental dari motornya. Milan yang terjatuh tepat di tengah sirkuit, berusaha keluar dari trek dengan kesakitan. Namun sayang, ternyata Oleg Pawelec yang sudah berusaha melebar dengan mengambil sisi terluar sirkuit, tak kuasa untuk mengontrol motornya.

Helmy Sungkar Tokoh Automotif Pembalap Nasional

Biografi Helmy Sungkar - Tokoh Automotif Pembalap NasionalHelmy adalah pria kelahiran 17 April 1952 meninggal pada usia 68 tahun dan meninggalkan tiga anak dan tujuh cucu. Sebelum meninggal dunia, Helmy diketahui berjuang melawan penyakit diabetes dan stroke ringan dalam tiga tahun terakhir. Meski Helmy adalah seorang promotor, sekaligus mantan pembalap nasional. Bahkan bakat sang ayah juga turut dilanjutkan oleh anak-anaknya, diantaranya oleh Rifat Sungkar (anak pertama) hingga Rizal Sungkar (anak kedua). Sebagai promotor balap, Helmy memiliki event organizer balap sendiri bernama Trendypromo Mandira. Berbagai kejuaraan balap motor mampu Helmy tangani. Mulai dari road race, motocross hingga drag race. Sayangnya sejak sakit, Helmy tidak bisa berbuat banyak sehingga mundur dari dunia promotor balap nasional. Pada Oktober 2014, Helmy resmi mundur dari dunia balap otomotif karena harus berjuang melawan penyakitnya. Tokoh otomotif nasional, Helmy Sungkar, mengembuskan napas terakhir pada Selasa (24/11/2020). Hal ini tentu menjadi kabar duka bagi dunia otomotif nasional yang kehilangan sosok ayah dari Rifat Sungkar tersebut. Selama masa hidupnya, Helmy memang banyak berkecimpung di dunia otomotif, baik sebagai pembalap maupun promotor. Namun Helmy lebih dikenal sebagai promotor balap, yang membuat namanya begitu disegani. 

Rifat Helmy Sungkar atau lebih dikenal Rifat Sungkar (lahir di Jakarta, 22 Oktober 1978; umur 42 tahun) adalah pembalap Indonesia. Dia dibesarkan di tengah keluarga pereli. Reli sudah merupakan bagian dari dirinya. Dedikasi dan prestasi Rifat di arena reli nasional mau pun internasional telah terbukti dan tidak mengecewakan kedua orang tua dan kakeknya yang juga pereli. Bahkan Rifat dapat mengharumkan nama bangsa dengan menaikan bendera Merah Putih di manca negara, mulai kejuaraan nasional sprint rally hingga Asia Pacific Rally Championship (APRC), World Rally Championship (WRC), maupun Rally America. Atas berbagai prestasi yang telah diraihnya, termasuk menjadi 8 kali Juara Nasional Reli, pada tahun 2006, Rifat Sungkar dianugerahkan ”Bintang Prestasi” yang diberikan / disematkan langsung oleh Presiden RI – Bpk Susilo Bambang Yudhoyono. Selain di reli, Rifat juga berprestasi di cabang Speed Offroad, dimana pada tahun 2013, Rifat berhasil menjadi Juara Nasional Group 3 dan Best Over All. 

Rifat juga sangat memperhatikan perkembangan cabang Drifting, yang semakin berkembang. Oleh karena itu, sejak Komisi Drift IMI resmi menjadi wadah bagi cabang olahraga motorsport drifting di Indonesia, Rifat didaulat menjadi Koordinator Komisi Drift IMI. Rifat Sungkar ditunjuk sebagai duta safety driving Indonesia, dalam rangka mendukung kampanye FIA dan UNESCO untuk mengurangi kecelakaan lalu-lintas sampai dengan 50% pada tahun 2020. Rifat Sungkar yang juga merupakan pemerhati otomotif nasional, kerap kali berbicara untuk berbagai acara dan peristiwa otomotif. Sebagai pemerhati otomotif nasional, Rifat Sungkar juga memiliki sekolah mengemudi yang dinamakan Rifat Driving School. Yang menjadi tujuan utama dari sekolah mengemudi yang dibesut oleh Rifat ini bukan untuk mencetak pembalap, tetapi untuk mengajarkan dan mensosialisasikan teknik mengemudi yang baik dan benar, yang aman dan nyaman.

Saya Sakakibara - BMX Supercross Australia

Biografi Saya Sakakibara - BMX Supercross Australia
Saya Sakakibara adalah pengendara sepeda Australia yang berkompetisi di ajang BMX Supercross. Dia lahir di Jepang dan pindah ke Australia pada usia tujuh tahun. Dia memulai balapan BMX pada usia empat tahun setelah menyaksikan kakak laki-lakinya berkompetisi. 

Dia telah mewakili Australia di tingkat Kejuaraan Dunia. Dia memenangkan medali perak di Junior Elite BMX Supercross di Kejuaraan Dunia 2017 .

Hasil utama

2016 
- Kejuaraan Nasional Junior Elite BMX Supercross ke-1
- Kejuaraan Junior Elite BMX Supercross Oceania ke-1

2017
- Kejuaraan Nasional Junior Elite BMX Supercross ke-1
- Kejuaraan Junior Elite BMX Supercross Oceania ke-1
- Kejuaraan Dunia Supercross Junior Elite BMX ke-2

2018
- Kejuaraan Dunia Supercross BMX Elite ke-6

2019
- Kejuaraan Elite BMX Supercross Oceania ke-1
- Acara Tes BMX Elite Tokyo 2020 Pertama
- Kejuaraan Dunia Supercross BMX Elite ke-7

Luca Marini Pembalap Saudara Valentino Rossi

Biografi Luca Marini juara mpto2 2020 Pembalap Adik Valentino Rossi
Luca Marini yang lahir di Urbino, Italia pada 10 Agustus 1997 adalah pembalap motor berkebangsaan Italia. Marini adalah saudara laki-laki Valentino Rossi. Luca Marini merupakan putra dari Stefania Palma, ibu dari Valentino Rossi, dan memiliki ayah yang berbeda dari kakaknya Valentino Rossi. 

Ayahnya bernama Massimo Marini, ia dibesarkan di Tavullia, ia menyukai nomor 97 karena tahun kelahirannya (1997) namun pada saat membalap di Moto2 Musim 2015 ia tidak bisa menggunakan nomor 97 karena sudah di gunakan oleh pembalap Spanyol Xavi Vierge dan terpaksa ia harus mengubah nomor Livery Motornya dan memilih Nomor 10.

Debut pertama Luca mulai di Kejuaraan Moto3 pada Grand Prix San Marino, ia gagal menyelesaikan lomba. Pada tahun 2015 ia mendapat entri wildcard lain di tempat yang sama, tapi kali ini di kelas Moto2 dengan tim Pons Racing Junior di Kalex Moto2, dan menyelesaikan lomba di posisi 21. Pada tahun 2016 Marini memulai debut Moto2 dengan Tim Forward Racing untuk berkompetisi penuh waktu di kelas Moto2. 

Dia mendapat poin Grand Prix pertamanya di Qatar, finish di posisi ke-10, dan hasil terbaiknya di Jerman, ia berhasil finish keenam. Pada tahun 2018 ia menanda tangani kontrak bersama Sky Racing Team VR46 dan rekan timnya Francesco Bagnaia, ia berhasil mencetak podium pertamanya di Jerman (posisi 3).

Profil Alex Marquez adik Pembalap Marc Márquez

Biografi Alex Marquez adik Pembalap Marc MárquezÁlex Márquez i Alentà (lahir di Leida, 23 April 1996) adalah seorang pembalap motor Spanyol yang saat ini sedang berkompetisi di kejuaraan Moto2. Dia memulai karier profesionalnya pada tahun 2012 dan memenangkan gelar juara dunia Moto3 pada periode 2014. Nomor pembalap yang dia gunakan adalah 73. Alex merupakan adik dari pembalap MotoGP Marc Marquez. Sang kakak Marc Márquez Alenta (lahir di Cervera, Lleida, Spanyol, 17 Februari 1993; umur 26 tahun) adalah pembalap motor berkebangsaan Spanyol yang memiliki gelar juara dunia kelas 125cc pada tahun 2010, kelas Moto2 pada tahun 2012, dan kelas MotoGP tahun 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019. Dia adalah juara dunia termuda sepanjang sejarah MotoGP. Dan ia menjadi rider termuda yang meraih 6 titel juara dunia di semua kelas memecahkan rekor Valentino Rossi.

Di 2013 Ia dipastikan akan membela tim Repsol Honda bersama Dani Pedrosa untuk tahun 2013 hingga 2015 dengan perpanjangan opsi kontrak 2016 menggantikan Casey Stoner yang pensiun di akhir musim 2012. Pada tahun pertamanya di MotoGP. Márquez telah memenangkan 6 perlombaan, 6 kali podium kedua, dan 4 kali podium ketiga cukup untuk dirinya menjadi juara dunia pada tahun 2013. Pada tahun 2014, kehebatan Márquez terbukti dengan memenangkan 13 dari 18 balapan, serta dengan 13 Pole position. Dengan kemenangan itu, Márquez dapat mengunci gelar juara dunianya di sirkuit Motegi, Jepang. Sayangnya Márquez tidak dapat mempertahankan gelar juara dunianya pada tahun 2015.

Dia hanya dapat memenangkan 5 perlombaan, dan 6 kali gagal finish akibat terjatuh. Pada tahun 2016, ia mengubah gaya balapnya. Dan terbukti, konsistensinya dapat membawa Márquez meraih gelar juara dunianya yang ketiga. Dengan memenangkan 5 balapan, 3 kali podium kedua, dan 3 kali podium ketiga, Márquez dapat mengunci gelar juara dunianya di sirkuit Motegi, Jepang, dan sekaligus karena duo Yamaha Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo terjatuh yang membuat Márquez meraih titel ke-limanya di semua kelas semakin mudah. Pada tahun 2017, Maverick Vinales berlabuh dari tim Suzuki Ecstar ke tim Movistar Yamaha. Ia digadang-gadangkan akan menjadi pesaing terberat Márquez dalam perebutan juara dunia.

Tapi pada akhirnya Andrea Dovizioso lah yang menjadi menjadi pesaing Márquez. Pada gelaran balapan terakhir MotoGP musim 2017 di Valencia, Márquez dan Dovizioso terpisahkan oleh selisih 21 poin. Saat balapan dimulai, Márquez memimpin jalannya balapan. Tidak lama setelah itu, Márquez disalip oleh Johann Zarco. Saat balapan hanya menyisakan beberapa lap, Márquez melebar ke area run off. Karena aksi penyelamatan yang hebat, Márquez tidak terjatuh dan dapat kembali ke trek di posisi ke-5. Tak lama setelah itu, Jorge Lorenzo terjatuh diikuti pula dengan jatuhnya rekan setimnya, Dovizioso, yang artinya Márquez memenangkan gelar juara dunia MotoGP musim 2017. Gelar ini adalah gelar ke-6 di semua kelas dan ke-4 di MotoGP bagi seorang Marc Márquez.

Afridza Syach Munandar Pembalap Motor Indonesia

Biografi Profil Biodata Afridza Munandar Wikipedia Meninggal kecelakaanAfridza Syach Munandar (lahir di Tasikmalaya, Indonesia, 13 Agustus 1999 – meninggal di Sepang, Malaysia, 2 November 2019 pada umur 20 tahun) merupakan seorang pembalap motor Indonesia. Dia dikenal berprestasi di ajang balap nasional. Ia merupakan salah satu rider yang paling mencolok dalam Kejuaraan Nasional Oneprix Indonesia Motoprix 2019 dengan membela Astra Motor Racing Team (ART) Yogyakarta. Dia meninggal dunia pada 2 November 2019 akibat kecelakaan saat balapan di Asia Talent Cup di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Afridza Munandar mengalami kecelakaan saat melakoni balapan seri ke-11 ATC 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (2/11/2019). Ketika balapan baru berjalan satu putaran, Afridza Munandar mengalami crash setelah motor yang ia kendarai menabrak motor depannya di tikungan 10. Pebalap Astra Honda Racing Team itu pun terjatuh saat ia berada di urutan keenam. Pebalap asal Jepang, Shinji Ogu, juga terlibat kontak dengan Afridza dalam kecelakaan itu.

Bendera merah, tanda balapan harus dihentikan, dikibarkan setelah Afridza dan Shinji Ogu dirawat oleh tim medis. Afridza kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kuala Lumpur dengan bantuan helikopter. Terlepas dari upaya terbaik dari pihak rumah sakit, nyawa Afridza tidak bisa tertolong. Pebalap 20 tahun asal Bogor itu mengembuskan napas terakhirnya. Para operator ATC 2019 pun mengucapkan berbelasungkawa atas meninggalnya Afridzal. Dunia balap berduka seusai pebalap Asia Talent Cup (ATC) asal Indonesia, Afridza Munandar, tewas karena kecelakaan saat balapan.

Direktur Promosi Bakat Dorna Sport, dan tim Honda, Alberto Puig, mengadakan pertemuan dengan semua pebalap ATC untuk berdiskusi terkait lanjutan balapan. Semua pebalap pun sepakat memilih melanjutkan balapan pada Minggu (3/11/2019). Para pebalap juga akan mengheningkan cipta selama satu menit pada jam 11.20 waktu setempat demi memberikan penghormatan terakhir kepada Afridza Munandar. Sementara itu, ajang balap Asia Talent Cup sudah memasuki seri ke-11 pekan ini. Dari 10 seri sebelumnya, Afridza berhasil mengumpulkan 142 poin dan menempatkan dirinya di posisi ketiga klasemen sementara. Pebalap 20 tahun asal Bogor itu sudah meraih dua kemenangan, dua kali finis di urutan kedua, serta dua kali finis di urutan ketiga.

Anthoine Hubert Pembalap Profesional Prancis

Biografi Antoine Hubert Tewas Kecelakaan di F2 GP BelgiaAnthoine Hubert 22 September 1996 - 31 Agustus 2019 adalah pembalap profesional Prancis. Dia adalah juara Seri 2018 GP3. Dia meninggal, berusia 22, setelah kecelakaan dalam perlombaan fitur di Spa-Francorchamps , selama Kejuaraan Formula 2 FIA 2019. Dilahirkan di Lyon, Hubert memulai karir kartingnya pada 2006 di usia dua belas. Pada tahun 2010 ia selesai sebagai runner-up di CIK-FIA Karting Academy Trophy. Pada Kejuaraan Karting Dunia CIK-FIA "U18" 2011 dan 2012, ia berada di urutan ketiga. Pada 2013, Hubert naik ke balap kursi tunggal , bergabung dengan Kejuaraan F4 Prancis. Ia kemudian memenangkan seri pada upaya pertamanya, menyelesaikan musim dengan sebelas kemenangan dan dua kali naik podium lebih lanjut.

Pada tahun 2014 ia lulus untuk berkompetisi di Eurocup Formula Renault 2.0 dengan Tech 1 Racing. Ia finis secara keseluruhan kelima belas, dengan enam poin penilaian selesai sepanjang musim. Ia juga berpartisipasi dalam Formula Renault 2.0 Alps sebagai pengemudi tamu. Untuk musim 2015 Hubert tetap di Eurocup dan dengan Tech 1. Ia finis kelima di kejuaraan dengan kemenangan di Silverstone dan Le Mans dan lima podium lainnya atas namanya. Ia juga ikut serta dalam sejumlah pertandingan tertentu di seri Alps , di mana ia memenangkan empat dari enam balapan yang ia mulai, dan finis kedua di dua balapan lainnya. Pada Februari 2016, dipastikan bahwa Hubert akan melakukan debutnya di Kejuaraan Formula 3 Eropa , balap dengan Van Amersfoort Racing. Ia meraih kemenangan Formula 3 pertamanya di balapan kedua di Norisring.

Pada November 2016, Hubert berpartisipasi dalam pengujian pasca-musim F3 dengan ART Grand Prix. Pada Februari 2017, ia direkrut oleh ART untuk bersaing di kejuaraan 2017. Pada November 2018, Hubert berpartisipasi dalam tes pasca-musim F2 di Abu Dhabi dengan MP Motorsport. Pada Januari 2019, Hubert bergabung dengan balap penuh waktu F2 dengan BWT Arden. Pada Mei 2018, Hubert menjadi pengemudi yang berafiliasi dengan Renault Sport Academy. Pada 2019, Hubert menerima dukungan penuh dari Akademi. Pada 31 Agustus 2019, Hubert terlibat dalam tabrakan serius pada lap kedua perlombaan fitur Formula 2 di Circuit de Spa-Francorchamps di Belgia. Hubert menabrak dinding di bagian atas kurva Radillion sambil mencoba menghindari Trident's Giuliano Alesi , yang berputar di depannya. Mobil Hubert dibelokkan kembali ke jalur pengemudi Charouz Juan Manuel Correa , yang menabrak mobil Hubert dengan kecepatan tinggi. Kedua mobil terbelah karena kekuatan kecelakaan. Hubert dan Correa diangkut ke pusat medis sirkuit setelah kecelakaan di mana Hubert meninggal karena luka-lukanya. Setelah kematiannya, banyak pembalap dan tim di dunia motorsport memberikan penghormatan kepada Hubert.

Pembalap Formula 2 (F2), Anthoine Hubert, tewas dalam kecelakaan yang terjadi di Sirkuit Spa Francorchamps, Belgia, Sabtu (31/8/2019). Kejadian nahas kembali terjadi pada ajang balap mobil. Pembalap F2 dari tim BWT Arden, Anthoine Hubert, harus meregang nyawa kala sedang menjalani feature race di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia. Hubert tewas dalam kecelakaan yang terjadi di Putaran 2 ketika mobil yang ditumpanginya menabrak dinding pembatas. Setidaknya ada tiga mobil yang terlibat dalam kecelakaan di sesi feature race F2 GP Belgia Sabtu (31/8/2019) kemarin. Selain mobil Hubert yang menabrak dinding pembatas, mobil yang ditumpangi Juan Manuel Correa dan Giuliano Alesi juga mengalami kerusakan akibat menabrak mobil Hubert. Namun, di antara mereka bertiga, mobil Hubert dan Correa adalah yang mengalami kerusakan paling parah. Atas kecelakaan ini, FIA sebagai pihak penyelenggara balapan F2 memberikan pernyataan resminya seusai balapan.

Dale Earnhardt Jr - Pembalap Mobil NASCAR

Biografi Dale Earnhardt Jr - Pembalap Mobil NASCARRalph Dale Earnhardt Junior (biasa dikenal dengan nama Dale Earnhardt, Jr. atau Dale Jr. saja, lahir di Kannapolis, North Carolina, Amerika Serikat, 10 Oktober 1974; umur 44 tahun) adalah seorang mantan pembalap mobil profesional Amerika Serikat. Ia terakhir kali membalap di ajang NASCAR Seri Piala dengan bergabung dengan tim Hendrick Motorsports. Dale Jr., mengendarai mobil bernomor #88 yang disponsori oleh Diet Mountain Dew/United States National Guard/7-Eleven. Ayah Dale Jr., Dale Earnhardt Senior, juga merupakan seorang pembalap NASCAR yang sukses menjadi juara umum tujuh kali namun ia tewas dalam sebuah kecelakaan dalam Daytona 500 2001. Satu perbedaan Dale Sr. dengan Dale Jr. adalah bahwa Dale Sr. merupakan seorang mantan juara umum NASCAR, sementara Dale Jr. sampai saat ini belum pernah merasakan gelar juara umum NASCAR walaupun terbilang cukup sukses memenangi beberapa balapan setiap musimnya.

NASCAR Seri Piala (biasa disingkat sebagai Seri Piala saja atau nama resminya Monster Energy NASCAR Cup Series) adalah divisi utama dari seri balapan NASCAR. Seri ini awalnya dikenal sebagai Strictly Stock Series pada musim inagurasinya pada tahun 1949 dan sejak musim 1950 sampai 1970 dikenal dengan nama Seri Grand National. Sehubungan dengan adanya hak penamaan dari R. J. Reynolds Tobacco Company yang datang menjadi sponsor utama, maka seri ini kemudian dikenal sebagai Seri Piala Winston sejak musim 1971 sampai musim 2003. Ketika kesepakatan serupa dilakukan dengan Nextel Communications pada 2004, maka seri dikenal dengan nama Seri Piala Nextel. Pada tahun 2005 Sprint Corporation melakukan merger dengan Nextel Communications yang menghasilkan nama baru perusahaan yaitu Sprint Nextel, sehingga nama sponsor untuk seri ini pun kembali berubah menjadi Seri Piala Sprint yang baru dilaksanakan pada musim 2008. Kerjasama sponsorship dengan Sprint berlangsung sampai akhir musim 2016. Mulai 2017 seri ini berubah nama menjadi Monster Energy NASCAR Cup Series dengan sponsorship baru dari produsen minuman Monster Energy.

Kejuaraan pembalap ditentukan oleh sistem poin yang diberikan kepada setiap pembalap yang berhasil finis dalam lomba sesuai urutan finis. Musim dibagi dalam dua segmen yaitu musim reguler yang berisi 26 lomba. Setelah 26 lomba tersebut berakhir, 16 pembalap, yang terpilih berdasar jumlah kemenangan lomba di musim reguler, akan berkompetisi di sisa sepuluh lomba terakhir musim dengan selisih poin yang diminimalkan. Inilah yang disebut playoff di NASCAR.

Seri ini memiliki akar yang kuat di Amerika Serikat bagian tenggara dengan setengah dari 36 lomba yang digelar di sana. Daytona 500 merupakan lomba yang paling bergengsi dari seri ini dan mendapatkan penonton televisi di AS sekitar 11,9 juta pemirsa pada tahun 2017. Selain di AS, balapan Seri Piala juga sempat digelar di Kanada sebelum kemudian memisahkan diri menjadi sebuah ajang baru yaitu NASCAR Seri Kanada. Beberapa balapan eksibisi dari Seri Piala juga sempat digelar di Jepang (di Sirkuit Suzuka dan Twin Ring Motegi) serta di Australia (di Calder Park Raceway). Mobil balap Seri Piala merupakan salah satu mobil yang paling unik dalam balap mobil. Mesinnya memiliki tenaga yang cukup besar dan bisa mencapai 860 daya kuda dan mencapai kecepatan lebih dari 200 mph (320 km/h), tetapi bobot mobil yang cukup berat menjadikannya tidak bisa segesit mobil formula.

Maverick Viñales Pembalap MotoGP Spanyol

Biografi Maverick Viñales Pembalap MotoGP SpanyolMaverick Viñales Ruiz (lahir di Figueres, Spanyol, 12 Januari 1995; umur 24 tahun) adalah pembalap asal Spanyol. Saat usia 12 tahun ia menjuarai seri 125 cc Catalan Champion untuk pertama kalinya dan mampu dipertahankannya setahun kemudian. Di tahun 2009 ia menempati posisi runner-up kejuaraan CEV Buckler National 125GP championship dengan hanya defisit empat poin. Atas pencapaiannya tersebut ia mendapatkan gelar Rookie of the Year.

Tahun berikutnya, di 2010 ia mampu memenangi dua kejuaraan sekaligus, CEV Buckler 125GP dan European 125GP championship. Di tahun 2011 ia melanjutkan kariernya dengan berkompetisi di kejuaraan dunia Grand Prix 125cc. Kemenangannya di sirkuit Le Mans Perancis menjadikannya pembalap ketiga termuda yang mampu memenangi Grand Prix. Tiga kemenangan berikutnya mampu ia raih dan menutup musim pertamanya di kelas World GP 125cc dengan menempati klasemen ketiga. Gelar Rookie of the Year kembali disematkan kepadanya yang saat itu baru berusia 16 tahun.

Maverick Viñales telah resmi bergabung dengan Movistar Yamaha MotoGP untuk musim 2017-2018. Rider yang mempunyai julukan Top Gun ini berhasil mencatatkan hasil impresif pada pengujian hari pertama di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia (15/11/2016), yang mana ia berhasil menorehkan waktu tercepat 1 menit 30,930 detik dengan mengendarai Yamaha YZR-M1 2016. Pada pengujian hari selanjutnya (16/11/2016), Maverick Viñales berhasil mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 29,975 detik, sekaligus menjadikan Top Gun sebagai satu-satunya rider yang berhasil mencatatkan waktu di bawah 1 menit 30 detik pada pengujian tersebut.